rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Monday, August 2, 2010

70% Investor Tawar Berau Coal di Harga Rp 400

Investor lokal tercatat mengajukan penawaran saham perdana PT Berau Coal Energy pada harga maksimal selama masa penawaran awal (book building).

Vice President PT Danatama Makmur Vicky Ganda Saputra memaparkan, saham perdana di harga Rp 400 ditawar oleh hingga 70% jumlah investor. "Kisarannya berada di harga Rp 400 per saham hingga Jumat kemarin," kata Vicky di Jakarta, Senin (2/8).  


Dia menjelaskan, saham perdana Berau juga kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga empat kali. Meski demikian, perusahaan belum menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) tersebut. Sebelumnya, harga saham perdana ditawarkan pada kisaran Rp 300-400 per unit.

Vicky menjelaskan, Berau Coal Energy masih menunggu hasil penawaran dari investor asing. "Besok penetapannya," ujar dia.

Berau Coal Energy menargetkan perolehan dana penawaran umum perdana hingga US$ 100 juta.

Perseroan berencana menggunakan dana hasil IPO itu untuk akuisisi Maple Holding Limited sebesar US$ 25 juta. Nilai akuisisi Maple sebenarnya mencapai US$ 200 juta. Namun, perseroan telah membayar sebesar US$ 175 juta.

Dari dana hasil IPO itu, perseroan akan menggunakan untuk membiayai pembelian Seacoast sebesar 8%, sedangkan sisanya 92% untuk belanja modal (capital expenditure/capex). Berau Coal Energy menargetkan belanja modal US$ 48 juta.

Perseroan menunjuk PT Recapital Securities dan Danatama Makmur sebagai penjamin pelaksana emisi IPO. Berau juga telah menunjuk Credit Suisse dan JP Morgan selaku agen penjual global.

Pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 19 Agustus 2010.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan isi komentar soal artikel-artikel blog ini.