rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Tuesday, March 8, 2011

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 8 Maret 2011


Rekomendasi tiga sekuritas ternama untuk Selasa, 8 Maret 2011.
 
1. E-Trading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 18 poin (0,53%) ke level 3.561,72, setelah sempat turun seiring kembali naiknya harga minyak mentah. Kemarin, asing membukukan net buying Rp 443 miliar. Secara teknikal, indeks membentuk pola hanging man yang mengindikasikan adanya reversal di mana indikator MACD masih mencoba memasuki area positif dan stochastic sudah berada di area overbought. Adapun MA 5 berpotensi golden cross dengan MA 60. Untuk perdagangan hari ini, indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.507–3.569. Cermati BRPT, HRUM, dan PGAS.

2. Kresna Sekurindo
IHSG kembali melanjutkan penguatan kemarin dan berhasil ditutup di atas resistance 3.550. Namun, investor perlu mewaspadai tekanan jual mengingat stochastic telah memasuki area jenuh beli. Hari ini , indeks diperkirakan masih berkonsolidasi di kisaran 3.530-3.600. PGAS, PTBA, dan AALI menjadi saham-saham pilihan kami. 

3. Sinarmas Sekuritas
Pada perdagangan Selasa (8/3/11), secara teknikal indeks masih berpeluang menguat secara terbatas pada kisaran 3.545-3.580. Terdapat kemungkinan adanya aksi profit taking dipicu gejolak Timur Tengah. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PGAS, GGRM, BWPT dan SMGR.





Rekomendasi HD Capital, 8 Maret 2011

Berikut rekomendasi HD Capital untuk perdagangan Selasa, 8 Maret 2011, dengan merekomendasikan opsi beli terhadap empat saham pilihannya, yakni Semen Gresik (SMGR), Astra International (ASII), Telekomunikasi Indonesia (TLKM), dan Adaro Energy (ADRO).
BUY: (SMGR, ASII, TLKM, ADRO)
  • Walaupun tergerus profit taking, IHSG masih bisa maintain closing diatas moving average 50-hari (3.530), menandakan bahwa breakout dari formasi konsolidasi segitiga (flag) masih berjalan.
  • IHSG close (07-03) 3.548.732(+5.788/+0.18%) (Val.Rp.3.4T) 
  • Support: 3.500-3.430-3.350, Resistance: 3,580-3,630-3,750
 
Stock picks:
1.      Semen Gresik (SMGR): (BUY) (target: Rp 9.200) (close 07/03 Rp 8.850)
  • Secara technical mulai membangun momentum dengan buy signal dari stochastic daily yang sudah di atas 50-line dan MACD daily buy di atas zero line.
  • Langkah berikutnya adalah melihat bila kenaikan berlanjut maka akan terjadi golden cross dari ma 10-50 hari sehingga confirm breakout dari formasi konsolidasi.
  • BI rate tetap positif untuk permintaan kredit sektor properti sehingga secara tidak langsung akan terimbas ke emiten semen yang mempunyai margin keuntungan di atas developer properti.
  • Pasar belum sepenuhnya price in potensi penambahan kapasitas produksi di 2011-2012 dari pembangunan pabrik baru.
  • Entry (1) Rp 8.800, Entry (2) Rp 8.650, Cut loss point: Rp 8.500
 
2.   Astra International (ASII) (BUY): (Target: Rp 56.200) (Close 07/03 Rp 55.200)
  • Kinerja profit 2010 Rp 4 triliun, yang 15% di atas konsensus analisis membuat pelaku pasar optimistis akan performance untuk tahun ini, sehingga bila terjadi koreksi minor rekomen akumulasi untuk misi selanjutnya menembus resistance down-trend-line di Rp 56.200.
  • Entry (1) Rp 54.200, Entry (2) Rp 53.500, Cut loss point: Rp 52.900
 
3.   Adaro Energy (ADRO) (BUY): (Target: Rp 2.450) (Close 07/03 Rp 2.375)
  • Penurunan kinerja produksi di 2010 yang sebenarnya masih in-line dengan proyeksi analis sudah cukup tercermin dalam koreksi harga, sehingga pelaku pasar akan lebih focus ke kinerja produksi Q 2011 yang diperkirakan dapar membaik versus 2H 2010 yang terimbas factor hujan (cuaca buruk)
  • Entry: (1) Rp 2.350, Entry (2) Rp 2.300, Cut loss point: Rp 2.250
 
4.  Telekomunikasi (TLKM) (BUY) (Target: Rp 7.600) (close 07/03 Rp 7.350)
  • Valuasi yang sangat menarik (PER 2010 12x/PBV 3.4x, PER 2011F 9x/PBV 2.5x) dan ROE 27% dapat membuat pelaku pasar untuk akumulasi emiten big cap index driver yang sudah lama tak kunjung naik dalam keadaan terkonsolidasi cukup lama ke resistance moving average 50-hari di Rp 7.600. 

  • Entry (1) Rp 7.350, Entry (2) Rp 7.250, Cut loss point: Rp 7.150
 
 
Dibuat oleh: 
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital (Yuganur@hdx.co.id)