rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Tuesday, March 29, 2011

Rekomendasi HD Capital, 29 Maret 2011

Berikut rekomendasi HD Capital untuk perdagangan Selasa, 29 Maret 2011.
BUY: (BORN, KRAS, BBNI, AALI)
  • Konsolidasi di IHSG akibat beberapa big cap index movers terkoreksi dari keadaan jenuh beli (overbought) dapat digunakan sebagai kesempatan untuk mengambil posisi.
  • IHSG close (28-03) 3.593(-14.90/-0.40%) (Val.Rp.2.4T) 
  • Support: 3.530-3.475-3.450, Resistance: 3,650-3,750
 
Stock picks:
1.     Borneo Lumbung Energy & Metal (BORN): (BUY) (target: Rp 1.750) (close 28/03 Rp 1.670)
  • Eksposure tinggi ke pasar ekspor hard coking coal (HCC) yang diperlukan untuk proses pembuatan baja sangat menguntungkan emiten dimana sensitivitas labanya akan sangat terkerek akibat potensi upside adjustment ASO (average selling price) HCC dari $230/ton ke $280/ton.
  • Entry (1) Rp 1.600, Entry (2) Rp 1.550, Cut loss point: Rp 1.500
 
2.    Krakatau Steel (KRAS) (BUY): (Target: Rp 1.260) (Close 28/03 Rp 1.190)
  • Naiknya biaya produksi baja akibat minyak dan batubara yang melambung tinggi akan memaksa produsen baja menaikan harga untuk offset cost
  • Secara technical sudah terjadi golden cross dari 5 dan 10 MA harian dan mingguan untuk confirm bahwa tren sudah mulai berubah dari sideways ke positif
  • Entry (1) Rp 1.180, Entry (2) Rp 1.150, Cut loss point: Rp 1.100
 
3.   Bank BNI (BBNI) (BUY): (Target: Rp 3.900) (Close 28/03 Rp 3.750)
  • Pelaku pasar masih optimistis akan kinerja keuangan yang memberikan laba dan provisi yang lebih tinggi untuk 2011.
  • Pasca pullback ke crossover point moving average 5-10 hari (Rp 3.675), uptrend BBNI siap melaju kembali untuk membentuk short term up-trend.
  • Entry: (1) Rp 3.675, Entry (2) Rp 3.550, Cut loss point: Rp 3.500
 
4. Astra Agro Lestari (AALI) (BUY) (Target: Rp 23.550) (close 28/03 Rp 22.900)
  • Selain rencana pembayaran dividen sebesar Rp 896/saham, kenaikan 10% di harga CPO akan mendongkrak laba 2011 hingga 18% (dengan asumsi CPO di atas $1000/ton maka pertumbuhan laba AALI year on year sebesar 40%)
  • Secara fundamental seharusnya saham ini diperdagangkan di atas Rp 24.000
  • Entry (1) Rp 22.500, Entry (2) Rp 22.150, Cut loss point: Rp 21.800
 
 
Dibuat oleh: 
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital (Yuganur@hdx.co.id)

Monday, March 28, 2011

Indo Tambangraya to acquire Kalimantan coal mine

Indonesia's Indo Tambangraya Megah , a unit of Thai's Banpu , plans to buy a coal mine in Kalimantan with annual capacity of one million tonnes, the firm's CEO said on Monday. 

The country's no.3 coal miner expects to produce 25 million tonnes of coal this year, up from 22 million tonnes last year, said Somyot Ruchirawat. 

Rumchirawat said the company has been looking to expand output by mine acquisitions and expects one deal this year. 

"There are two or three potential coal miners that are targeted, but we will acquire a coal mine in Kalimantan with production capacity of 1 million tonnes a year," he said after a shareholders meeting in Jakarta. 

The firm's coal shipments to Japan are continuing after the recent devastating tsunami, as its buyers are located in areas of the country that have been unaffected, he added.
"There are a lot of orders and no cancellations so far," Ruchirawat said. 

Indonesia is the world's top exporter of thermal coal, and Japan is the largest buyer of Indonesian coal for power stations. The Indonesian Coal Mining Association has said damaged ports meant some Japan-bound coal has been redirected to China. Source: Reuters

Rekomendasi HD Capital, 28 Maret 2011

Berikut rekomendasi HD Capital untuk perdagangan Senin, 28 Maret 2011.

BUY:  UNTR, ASII, INDF, ADRO
  • Bila terjadi koreksi akibat keadaan jenih beli di IHSG rekomen akumulasi karena keadaan tren mulai berubah dari tren samping (konsolidasi) ke minor uptrending
  • IHSG close (25-03) 3.607.11 (-4.53/-0.12%) (Val.Rp.2.9T)
  • Support: 3.530-3.475-3.350, Resistance: 3.630-3.700-3.850

Stock picks:
1.   United Tractors (UNTR): (BUY) (Target: Rp 23.200) (close 25/03 Rp 22.550)
  • Ketakutan pasar akan berkurangnya pasokan spare parts alat berat Komatsu pasca gempa bumi dan Tsunami di utara Jepang terlihat sudah tercermin dalam koreksi harga sebelumnya dan dirasakan berlebihan karena UNTR juga memiliki kontribusi dari segi bisnis di pertambangan batubara.
  • Entry: (1) Rp 22.250, Entry (2) Rp 22.000, Cut loss point: Rp 21.900


2.   Astra International (ASII) (BUY): (Target:Rp 58.350) (Close 25/03 Rp 57.900)
  • Koreksi akibat keadaan jenuh beli (overbought) di stochastic harian setelah kenaikan berturut-turut selama beberapa hari ke dalam price gap bawah di Rp 56.900 dapat digunakan sebagai kesempatan akumulasi untuk antisipasi technical rebound.
  • Entry: (1) Rp 56.900, Entry (2) 56.200, Cut loss point: Rp 55.600

3.   Indofood Sukses Makmur (INDF) (BUY): (Target: Rp 5.350) (Close 25/03 Rp 5.200)
  • Minor pullback akibat keadaan overbought memberikan kesempatan untuk mengambil posisi di emiten consumer sector yang menjadi leader dalam komponen IHSG didorong oleh rupiah yang kuat, inflasi terkendali serta daya beli masyarakat meningkat membuat kinerja tetap solid.
  • Entry: (1) Rp 5.100, Entry: (2) Rp 5.000, Cut loss point: Rp 4.950

4.    Adaro Energy (ADRO): (BUY) (Target: Rp 2.450) (Close 25/03 Rp 2.275)
  • Koreksi sebesar 10% selama 2-minggu terakhir dari Rp 2.500 membuat valuasi emiten dengan market cap terbesar setelah BUMI ini menarik untuk dilirik kembali.
  • Downgrade fundamental akibat laporan keuangan 2010 yang mengecewakan sudah tercermin dalam harga, pasar sekarang melihat ke potensi kenaikan harga ASP (average selling price) batubara di Q1 2011 dan efeknya terhadap pendapatan persero.
  • Entry: (1) Rp 2.225, Entry (2) Rp 2.175, Cut loss point: Rp 2.100




Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Friday, March 25, 2011

FLSmidth signs contract with Adaro Indonesia worth over $135 mln

* Signs materials handling contract with PT Adaro Indonesia
* Says deal worth over $135 million
Danish engineering group FLSmidth (FLS.CO) said on Friday it had signed a coal mining equipment deal worth over $135 million with PT Adaro Indonesia.

The group said it would supply material handling equipment to PT Adaro Indonesia, a subsidiary of PT Adaro Energy (ADRO.JK), to a coal mine in the Tanjung district.

"This material handling contract is the first in Indonesia and reflects a growing market in the region, particularly in the minerals sector where mining companies are expanding," FLSmidth Chief Executive Jorgen Huno Rasmussen said in the statement.

The contract comprises an out-of-pit crushing and conveying system, FLSmidth, a supplier of engineering services and equipment to the cement and minerals industries, said.
"Being the first of its kind in Indonesia, the project will act as a catalyst for other potential orders in the region," Rasmussen said. Source: Reuters

Garuda to cut Japan flights on low demand

Garuda Indonesia , the country's flag carrier, said on Friday it will reduce its flights from Bali to Japan from April because of lower demand, as radiation leaks from a nuclear plant crippled by a tsunami this month.

"We see a trend of slowing demand of flights serving Japan routes so we will reduce flights from Tokyo to Denpasar," said spokesman Pujobroto, adding seven flights would be cut from its total of 24 a month to Japan.

Japan said on Friday workers who suffered burns while trying to cool a crippled reactor were exposed to radiation levels 10,000 times higher than expected, which could mean a serious reversal after days of apparently steady progress in containing radiation leaks. Source: Reuters

Riset Mitra Adi Perkasa oleh OSK

Riset Mitra Adi Perkasa oleh OSK.

Riset Mitra Adi Perkasa Oleh OSK

Riset Mitra Adi Perkasa oleh Trimegah Securities

Riset Mitra Adi Perkasa oleh Trimegah Securities.

Riset Mitra Adi Perkasa Oleh Trimegah Securities

Riset Resource Alam Indonesia oleh OSK

Riset Resource Alam Indonesia Oleh OSK.

Riset Resource Alam Indonesia Oleh OSK

Memo Harian Kim Eng Securities

Memo Harian Kim Eng Sekuritas.

Memo Harian Kim Eng Sekuritas

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 25 Maret 2011


 Berikut rekomendasi dari tiga sekuritas ternama untuk perdagangan Jumat, 25 Maret 2011.
 
1. E-Trading Securities
Pada perdagangan Kamis (24/3), IHSG ditutup menguat 55,41 poin (1,55%) ke level 3.611,64. Penguatan ini dipicu dirilisnya sejumlah laporan keuangan emiten yang mencatat kinerja di atas konsensus dan penguatan indeks regional. IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya, namun investor perlu mewaspadai aksi profit taking. Soalnya, candlestick IHSG sudah menyentuh garis upper bolinger band. Pada perdagangan Jumat (25/3), indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.556–3.651. Pantau BMRI, PTBA, dan JSMR.

2. Erdhika Sekuritas
IHSG ditutup menguat 55,41 (1,56%) ke level 3611,64 kemarin. Seluruh sektor menguat kecuali sektor perdagangan yang melemah 0,47%. Asing membukukan net buying Rp 850 miliar. Hari ini, indeks diperkirakan akan bergerak pada kisaran 3.571-3.632 dengan saham rekomendasi JSMR dan ADRO.

3. Sinarmas Sekuritas  
Pada perdagangan Jumat (25/3), secara teknikal indeks akan bergerak menguat pada kisaran 3.580-3.642. Perusahaan-perusahaan manufaktur Jepang yang mulai beroperasi serta  ekonomi Jepang yang mulai aktif kembali menjadi sentimen positif indeks saham domestik. Apalagi, kondisi makroekonomi Jepang belakangan ini terus membaik. Saham-saham yang perlu diperhatikan ASRI, BMRI, JSMR, BBNI.






Rekomendasi HD Capital, 25 Maret 2011

Berikut rekomendasi HD Capital untuk perdagangan Jumat, 25 Maret 2011.
BUY: (INDF, BMRI, BBCA, ANTM)
  • Pasca penutupan untuk dua hari berturut-turut diatas moving average 50-hari (3.530) IHSG mulai mengalami perubahan dari non trending ke minor uptrending dengan sektor consumer dan perbankan menjadi leader dengan opsi ke sektor mining seperti ANTM sebagai variasi dalam portofolio.
  • IHSG close (24-03) 3.536(+18.364/+0.49%) (Val.Rp.2.4T)
  • Support: 3.475-3.450, Resistance: 3,650-3,750
 
Stock picks:
1.     Indofood (INDF): (BUY) (target: Rp 5.450) (close 24/03 Rp 5.200)
  • Secara technical pasca pencetekan high di Rp 5.200 tren berubah dari sideways ke minor uptrending dengan zona resistance di Rp 5.350-5.500.
  • Kenaikan harga komoditas terutama CPO merupakan anugerah untuk pendapatan divisi agri business perseroan.
  • Pembayaran utang pasca spin off ICBP mie instan mengurangi utang sehingga laba naik dari 4-7% dari kontribusi pengurangan beban bunga utang
  • Entry (1) Rp 5.150, Entry (2) Rp 4.950, Cut loss point: Rp 4.850
 
2.   Bank Mandiri (BMRI) (BUY): (Target: Rp 6.300) (Close 24/03 Rp 6.150)
  • Secara technical mulai terlihat ada breakout dari trading range yang terbentuk selama lebih dari seminggu Rp 5.950-6.150 ke breakout point di Rp 6.350 dalam proses perubahan tren dari sideways ke minor uptrending.
  • Entry (1) Rp 6.050, Entry (2) Rp 5.950, Cut loss point: Rp 5.800
 
3.   Bank BCA (BBCA) (BUY): (Target: Rp 7.100) (Close 24/03 Rp 6.150)
  • Hasil kinerja fundamentalnya (net profit margin tertinggi 28%) membuktikan bahwa bank ini pantas memiliki valuasi PER yang tinggi (premium) di sektornya.
  • Secara technical mulai terlihat ada minor channel uptrend dengan misi mencoba membentuk new high di atas Rp 7.000.
  • Entry: (1) Rp 6.800, Entry (2) Rp 6.600, Cut loss point: Rp 6.500
 
4. Aneka Tambang (ANTM) (BUY) (Target: Rp 2.400) (close 24/03 Rp 2.225)
  • Beberapa katalis positif seperti ekspektasi kenaikan produksi ferronickel sebesar 24% dan emas 70% di 2011, harga emas, serta potensi upgrade proyeksi laba pasca laporan keuangan 2010 keluar mendorong ANTM membentuk minor uptrend
  • Entry (1) Rp 2.225, Entry (2) Rp 2.175, Cut loss point: Rp 2.075
 
 
Dibuat oleh: 
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital (Yuganur@hdx.co.id)

Thursday, March 24, 2011

Laba Bersih Borneo Lumbung Energy Melonjak 450%

Laba bersih PT Borneo Lumbung Energy & Metal (BORN) pada 2010 melonjak sebesar 449,63% dari rugi Rp 99,77 miliar menjadi mencetak laba bersih Rp 348,85 miliar. Kenaikan laba bersih ini mendorong pertumbuhan laba bersih per saham dari minus Rp 80 menjadi Rp 61.

Laba bersih diperoleh setelah BORN berhasil melipatgandakan pendapatan usahanya sebesar 1.272,26% dari Rp 200,53 miliar tahun 2009 menjadi Rp 2,75 triliun. Akibatnya, laba kotor perseroan berhasil tumuh 1.526,24% menjadi Rp 1,5 triliun. Laba operasional juga tumbuh 1.957,38% menjadi Rp 1,01 triliun.

Marjin laba kotor perseroan juga terlihat kian membesar, yakni dari 46,05% pada 2009 menjadi 54,57$. Hal yang sama juga terlihat pada marjin laba operasi dari 24,6% menjadi 36,88% dan marjin laba bersih dari semula minus 49,76% menjadi 12,68%.

Dari sisi arus kas, saat ini perseroan mengantungi kas sebesar Rp 2,08 triliun dari tahun 2009 hanya Rp 8,17 miliar.


Kinerja Borneo Lumbung Energi (dalam juta rupiah)

2010 2009
Pendapatan usaha 2.751.793 200.529 1272,267
Laba kotor 1.501.684 92.341 1526,238
Laba operasi 1.014.660 49.318 1957,383
Laba bersih 348.847 -99.777 449.627
Laba per saham 61 -80

Riset Bank BJB oleh OSK

Riset Bank BJB oleh OSK.

Riset Bank BJB Oleh OSK DMG

Riset BW Plantation oleh Kresna Securities

Riset BW Plantation oleh Kresna Securities.

Riset BW Plantation Oleh Kresna Securities

Riset Aneka Tambang oleh AAA Sekuritas

Riset Aneka Tambang oleh AAA Sekuritas.

Riset Aneka Tambang Oleh AAA Sekuritas

Riset Indofood CBP oleh Kresna Securities

Riset Indofood CBP oleh Kresna Securities.

Riset Indofood CBP oleh NISP Sekuritas

Riset Indofood CBP oleh NISP Sekuritas.

Riset Indofood CBP Oleh NISP Sekuritas

Rekomendasi HD Capital, 24 Maret 2011

Berikut rekomendasi dari HD Capital untuk perdagangan Kamis, 24 Maret 2011.

BUY: (BUMI, KRAS, PTBA, ADRO)
  • Penutupan IHSG di atas level resistance kunci di 3.530 atau MA-50 hari merupakan konfirmasi technical bahwa rally akan berlanjut ke 3.600.
  • IHSG close (23-03) 3.556(+38.510/+1.09%) (Val.Rp.2.4T)
  • Support: 3.475-3.450, Resistance: 3,650-3,750

Stock picks:
1.     Bumi Resources (BUMI): (BUY) (target: Rp 3.250) (close 23/03 Rp 3.100)
  • Proses re-financing utang sebesar $300 juta convertible bond dan $600 juta pinjaman dari CIC dan ekspansi yang berjalan on track, serta sinergi alliasi Bumi & Vallar yang dapat memperbaiki corporate governance, merupakan katalis untuk akumulasi.
  • Entry (1) Rp 3.050, Entry (2) Rp 2.950, Cut loss point: Rp 2.850

2.   Krakatau Steel (KRAS) (BUY): (Target: Rp 1.250) (Close 23/03 Rp 1.150)
  • Kenaikan harga batubara otomatis serta terganggunya pasokan dari Jepang akan membuat produsen baja menaikkan harga jual  seiring dengan terkereknya permintaan sehingga menjadi sentimen positif untuk KRAS untuk bergerak kembali di atas level psikologis Rp 1.200
  • Entry (1) Rp 1.140, Entry (2) Rp 1.120, Cut loss point: Rp 1.080

3.   Bukit Asam (PTBA) (BUY): (Target: Rp 21.850) (Close 23/03 Rp 20.750)
  • Kenaikan proyeksi laba di 2011 sebesar 14% didorong oleh terkereknya harga batubara spot dari $105 ke $130 serta ASP (average selling price) batubara dari $75 ke $85 dapat offset kecewanya investor atas lambatnya pembangunan proyek rel kereta api yang belum rampung.
  • Entry: (1) Rp 20.600, Entry (2) Rp 20.200, Cut loss point: Rp 19.800

4. Adaro Energy (ADRO) (BUY) (Target: Rp 2.375) (close 23/03 Rp 2.250)
  • Downgrade fundamental sudah sepenuhnya terdiskon dalam penurunan harga yang cukup tajam ke daerah jenuh jual sehingga rekomen akumulasi untuk proses upward retracement.
  • Entry (1) Rp 2.200, Entry (2) Rp 2.150, Cut loss point: Rp 2.075


Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital (Yuganur@hdx.co.id)

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 24 Maret 2011

Berikut rekomendasi dari tiga sekuritas ternama untuk perdagangan Kamis, 24 Maret 2011.
1. E-Trading Securities
Pada perdagangan Rabu (23/3), IHSG naik 38 poin (1,09%) ke level 3.556,23 dengan volume transaksi 5,7 juta lot senilai Rp 4,1 triliun. Seluruh sektor kemarin menguat, seiring naiknya mayoritas bursa regional, kecuali Jepang dan Korea. Net buying asing kemarin mencapai Rp 193 miliar. Secara teknikal, IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. Hal ini didukung dari indikator MACD yang berpotensi golden cross. Pada perdagangan hari ini, indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.494–3.609. Cermati ADRO, INTP, dan UNTR.

2. Kresna Sekurindo
Indeks kembali menguat namun masih berada di area resistance, sehingga masih rawan tekanan jual. Walau begitu, IHSG masih berpotensi untuk menguat. Untuk hari ini, IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 3.520-3.590 dengan TINS dan UNTR sebagai saham pilihan.

3. Erdhika Sekuritas
IHSG ditutup menguat 38,51 poin (1,1%) ke level 3.556,23 pada perdagangan kemarin. Seluruh sektor menguat, terutama sektor aneka industri sebesar 2,3%. Hari ini, indeks kami perkirakan akan bergerak pada kisaran 3.524-3.572 dengan saham pilihan TLKM dan MPPA.









Wednesday, March 23, 2011

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 23 Maret 2011


Berikut rekomendasi dari dua sekuritas ternama untuk perdagangan Rabu, 23 Maret 2011.

1. E-Trading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 1 poin (-0,03%) ke level 3.517,72 dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,2 triliun dan volume 4 juta lot. Candlestick IHSG kemarin membentuk pola spinning tops, sementara stochastic membentuk golden cross dan RSI masih bergerak uptrend. Ini mengindikasikan masih ada ruang penguatan bagi indeks.

Pada perdagangan hari ini, indeks diperkirakan bergerak di kisaran 3.458–3.547. Cermati BBCA, SMGR, dan BBRI.

2. Indo Premier Securities
Prospek indeks untuk rebound cukup tinggi mengingat situasi Jepang yang semakin membaik.  Saham batubara yang sudah turun dapat menjadi kesempatan bagi investor untuk kembali berinvestasi karena tidak ada lagi sentimen negatif.  Top pick kami adalah PTBA, ITMG, UNTR, ADRO.