rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Tuesday, August 9, 2011

Rekomendasi HD Capital, 9 Agustus 2011

Rekomendasi HD Capital untuk perdagangan Selasa, 9 Agustus 2011
BUY: (BBCA, ENRG, ADRO, KLBF)

  • Rebound pada sesi 2 di IHSG berhasil menurunkan level minus dari -200 pt hingga tinggal sisa 71pt sehingga potensi technical rebound dapat terjadi karena pada dasarnya bargain hunting oleh investor asing sudah dimulai.

  • Dalam koreksi dalam biasanya emitten dengan PER tinggi di sektornya atau di grup perusahaan akan dilirik terlebih dahulu versus PER rendah.

  • IHSG close (08-08) 3.850.44 (-71.377.42/-1.82%) (Val.Rp.3.8T) 

  • Support: 3.730-3.580, Resistance: -3.880-3.925-4.064

 

Stock picks:

1.       Bank BCA (BBCA) (BUY) (Target Rp 8.250) (Close 05/08 Rp 8.050)

  • Dalam koreksi pasar di antara emiten perbankan, rekomen BBCA walaupun diperdagangkan di PER tinggi (valuasi mahal) merupakan yang paling efisien dan menguntungkan secara operational (NPM atau net profit margin tertinggi di sektornya).

  • Entry (1) Rp 8.050, Entry(2) Rp 7.900, Cutloss point: Rp 7.700

 

2.    Energi Mega Persada (ENRG) (BUY): (Target: 215) (Close 08/08 Rp 205)

  • Di dalam universe saham grup Bakrie, PER tertinggi (valuasi termahal) dipegang oleh ENRG sehingga bila ada rebound di grup tersebut biasanya ia yang akan bermain terlebih dahulu.

  • Potensi earnings upgrade belum sepenuhnya di price in untuk saham ini.

  • Entry: (1) Rp 200, Entry (2) Rp 195, Cut loss point: Rp 189

 

3.   Adaro Energy  (ADRO) (BUY): (Target: Rp 2.400) (Close 08/08 Rp 2.325)

  • Dalam sektor batubara valuasi PER termahaldengan market cap terbesar dipegang ADRO, yang secara techincal juga lebih menarik dari lainnya karena posisi uptrend masih utuh.

  • Entry (1) Rp 2.325, Entry (2) Rp 2.275, Cut loss point: Rp 2.225

 

4.       Kalbe Farma (KLBF) (BUY): (Target: Rp 3.350) (Close 08/08 Rp 3.175)

  • Saham emiten produsen obat yang diuntungkan dari turunnya biaya import cost bahan baku obat dari menguatnya rupiah selama ini mempunyai valuasi PER tertinggi di sektor consumer sehingga cepat sekali membal pasca terjadinya koreksi.

  • Entry: (1) Rp 3.150, Entry (2) Rp 3.125, Cut loss point: Rp 3.075

 

 

Dibuat oleh: 

Yuganur Wijanarko

Senior Research HD Capital (Yuganur@hdx.co.id)

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan isi komentar soal artikel-artikel blog ini.