rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Wednesday, May 18, 2011

Tower Bersama Targetkan 1.600 Menara Telekomunikasi

Perusahaan infrastruktur telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menargetkan dapat memiki 1.200 hingga 1.600 menara telekomunikasi tahun ini. Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi mengatakan, untuk mencapai target kepemilikan menara itu di setiap kuartal perseroan menargetkan dapat membangun 300-400 menara.

Pada kuartal pertama ini, perusahaan telah membangun sebanyak 365 menara telekomunikasi. Selain itu, pihak TBIG juga sudah mempersiapkan pembangunan 500 menara telekomunikasi di berbagai tempat di Indonesia.

"Tiap kuartal kami bangun 300-400 menara. Yang sudah ada di pipeline kami sekarang ada 500 menara yang akan segera dibangun," ujar dia dalam jumpa pers dalam acara "Investor Day 2011" yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selain itu, lanjut dia, perseroan juga berencana untuk akuisisi menara-menara yang dimiliki oleh operator selular seperti Indosat dan XL Axiata. "Selain pertumbuhan organik, kami juga berharap dapat melakukan akusisi tower dari operator selular misalnya milik Indosat atau XL," kata dia.

Herman menambahkan, perseroan optimis industri telekomunikasi akan terus berkembang di dalam negeri dan akan dapat memberi kontribusi pendapatan pada TBIG ke depan. "Penambahan equipment yang dipasang di atas tower tentu akan menambah revenue kami, dengan adanya pembayaran sesuai kontrak. Klien terbesar kami Telkom grup, dengan porsi mencapai 48,4%," ujar dia.

Saat ini, papar dia, perseroan memiliki kas internal sebesar Rp 880 miliar hingga akhir Maret 2011. Sementara dana investasi pembangunan tower yang dianggarkan pada tahun ini sebesar US$ 120 juta. "Selain dari kas internal, untuk kebutuhan investasi pembangunan menara dapat kita peroleh dari komitmen pinjaman yang telah ada," kata Herman.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan isi komentar soal artikel-artikel blog ini.