rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Monday, August 30, 2010

Laba Bersih Bakrie Telecom Anjlok 96,3%

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) pada semester I-2010 hanya mampu mencetak laba bersih Rp 2,7 miliar atau anjlok 96,3% jika dibandingkan semester I-2009 yang mencapai Rp 72,8 miliar. Penurunan laba yang besar ini disebabkan oleh kenaikan beban keuangan sebesar 95,3% menjadi Rp 206,3 miliar dari posisi Rp 105,6 miliar pada tahun lalu. 
Lonjakan ini terjadi menyusul penerbitan obligasi global senilai US$ 250 juta pada kuartal II-2010,  yang dananya digunakan untuk pembiayaan kembali utang sindikasi dan belanja modal layanan internet broadband wireless access (BWA).

Meski demikian, laba usaha BTEL masih mampu bertumbuh sebesar 10,1% menjadi Rp 174,6 miliar pada semester I-2010 dari tahun lalu hanya Rp 158,6 miliar. "Kenaikan ini antara lain merupakan hasil dari berbagai usaha efisiensi yang dilakukan perseroan seperti berkurangnya rasio biaya-biaya operasi dan pemeliharaan, umum dan administrasi serta penjualan dan pemasaran terhadap pendapatan," ujar Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk Anindya N Bakrie dalam siaran persnya , di Jakarta, Senin (30/8).

Selain laba usaha, EBITDA (Earnings Before Interest, Tax, Depreciation & Amortization) juga meningkat 17,7% dari Rp 613,8 miliar menjadi Rp 722,5 miliar. Akibatnya EBITDA marjin juga meningkat dari 36,8% menjadi 40%. Sedangkan pendapatan usaha naik 3,1% dari Rp 1,66 triliun menjadi Rp 1,72 triliun.

Sampai akhir Juni 2010, pelanggan BTEL tercatat sebanyak 11,1 juta atau bertambah 24,7% dari 8,9 juta pada Juni 2009. Pertumbuhan ini dicapai berkat inovasi yang berkelanjutan dari sisi produk dan layanan serta didukung pengenalan merek yang kuat.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan isi komentar soal artikel-artikel blog ini.