rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Monday, November 29, 2010

CLSA Indonesia Sukses Angkat Saham PGAS

Aksi borong yang dimotori investor lokal melalui broker CLSA Indonesia sukses mengangkat saham Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 200 menjadi Rp 4.525. Padahal, pada pagi hari, saham ini sempat turun ke posisi Rp 4.275 dari penutupan sebelumnya Rp 4.325.

Aksi CLSA Indonesia ini diikuti oleh aksi borong oleh investor asing melalui tiga broker, yakni UBS Securities Indonesia yang memborong 8.540 lot, Deutsche Securities Indonesia 6.640 lot, dan Citigroup 3.720 lot.

Pelemahan rupiah yang kini kembali ke posisi Rp 9.010 bakal menguntungkan kinerja PGAS. Pasalnya, sejak rupiah menguat hingga mendekati Rp 8.900, PGAS mengalami kerugian selisih kurs, terlihat dari kinerja pada kuartal I hingga kuartal III.
 
1 KZ CLSA INDONESIA 296 15,601 4,458.84 - - - 15,601 15,601
2 AK UBS SECURITIES INDONESIA 129 8,540 4,475.42 38 3,002 4,325.89 5,538 11,542
3 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 121 6,640 4,471.61 21 1,135 4,436.08 5,505 7,775
4 ZP KIM ENG SEKURITAS 133 38,090 4,479.59 38 34,247 4,464.75 3,843 72,337
5 CG CITY GROUP 67 3,720 4,456.99 9 760 4,300.00 2,960 4,480
83 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 13 198 4,518.43 60 3,301 4,455.76 -3,103 3,499
84 DH SINARMAS SEKURITAS - - - 55 3,479 4,450.59 -3,479 3,479
85 LG TRIMEGAH SECURITIES TBK. 15 670 4,424.25 51 4,276 4,486.00 -3,606 4,946
86 OD DANAREKSA SEKURITAS 18 256 4,440.33 143 5,610 4,495.98 -5,354 5,866

4550 5510
4525 15697
4500 18790
4475 39649
4450 5372
4425 3552
4400 2696
4389 136
4375 2448
4350 4118
4348 1247
4325 3387
4300 3160
4275 1044

JP Morgan Mulai Jual 41 Ribu Lot Saham BUMI

Untuk pertama kalinya, JP Morgan menjual saham Bumi Resources (BUMI). Aksi jual sebanyak 40.799 lot dilakukan investor asing dari JP Morgan di harga rata-rata Rp 2.979. Aksi jual ini merupakan yang pertama kali sejak JP Morgan mengakumulasi BUMI di harga Rp 2.400-an ketika tersebar pengumuman akuisisi 25% saham BUMI oleh Vallar Plc.


Selain JP Morgan, investor asing juga tampak menjual saham BUMI melalui UBS Securities sebanyak 19.999 lot di harga Rp 2.979.


Sebaliknya, pemborong terbanyak saham BUMI dilakukan BNP Paribas Peregrine. Aksi beli sebanyak 36 ribu ini dilakukan oleh investor asing. Dengan 6 ribu di antaranya merupakan transaksi negosiasi antar sesama BNP Paribas yang dilakukan investor lokal.


BNP Paribas tercatat baru pertama kali mengakumulasi saham BUMI. Di urutan kedua ditempati Sinarmas Sekuritas, sebanyak 18.595 lot dan Macquarie Securities Indonesia 55.529 lot.
 
1 BW BNP PARIBAS PEREGRINE 178 36,000 2,974.48 38 6,000 2,950.00 30,000 42,000
2 DH SINARMAS SEKURITAS 184 18,595 2,951.13 10 276 2,963.04 18,319 18,871
3 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 125 55,529 2,988.92 20 38,160 2,998.40 17,369 93,689
4 FS AMCAPITAL INDONESIA 140 16,304 2,963.11 39 7,537 2,963.14 8,767 23,841
5 LS RELIANCE SECURITIES TBK. 68 6,900 2,963.32 41 974 2,972.33 5,926 7,874
88 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 61 5,373 2,972.77 142 11,348 2,962.89 -5,975 16,721
89 NI BNI SECURITIES 50 634 2,963.29 82 8,457 2,969.24 -7,823 9,091
90 AK UBS SECURITIES INDONESIA 3 7,552 3,000.37 96 19,999 2,979.32 -12,447 27,551
91 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 1 84 2,975.00 219 40,799 2,965.94 -40,715 40,883

Rekomendasi HD Capital, 29 November 2010

Berikut rekomendasi HD Capital untuk hari ini dengan opsi beli untuk saham Bumi Resources (BUMI), Trada Maritime (TRAM), Astra International (ASII), dan Semen Gresik (SMGR).
BUY: (BUMI, TRAM, ASII, SMGR)
  • Bila masih terkaji penekanan akibat aksi jual rekomen akumulasi di berbagai emitemn selektif untuk antisipasi teknikal rebound
  • IHSG close (26-11) 3.642.500 (+-59.513/-1.61%) (Val.Rp.3.8T)
  • Support: 3.630-3.575, Resistance: 3.700-3.770
 
Stock picks:
1.    Bumi Resources (UNTR): (BUY) (Target: Rp 3.200) (close 25/11 Rp 3.025)
  • Bila masih terjadi penekanan harga  ke bawah akibat aksi jual profit taking rekomen akumulasi karena sentimen positif dari Vallar, IPO BRM & harga batubara di atas US$ 105/ton belum sepenuhnya tercermin dalam pergerakan harga.
  • Entry: (1) Rp 2.925, Exit (2) Rp 2.875, Cut loss point: Rp 2.800
 
2.   Trada Maritime (TRAM) (BUY): (Target: Rp 640) (Close 25/11 Rp 610)
  • IPO Wintermar yang di-rumorkan over-subscribed hingga 27x setidaknya dapat membangkitkan gairah di emiten perkapalan yang mempunyai DER (rasio hutang) jauh lebih rendah dari Wintermar
  • Kemungkinan skenario berulang dimana sebelum terjadi IPO, sektornya sendiri mengalami minat di emiten yangs sudah listing (TRAM, BLTA) akan terjadi
  • Entry (1) Rp 600, Entry (2) Rp 580, Cut loss point: Rp 560
 
3.   Astra International (ASII) (BUY): (Target: Rp 57.650) (Close 25/11 Rp 55.450)
  • Optimisme terhadap tren penjualan mobil di 2011 & proyeksi laba (EPS growth) dapat menarik minat bargain hunting di emiten dengan market cap terbesar di consumer & IDX yang sudah terkoreksi dan terkonsolidasi dalam formasi segitiga (triangle) lebih dari sebulan.
  • Entry: (1) Rp 54.500, Entry (2) 53.000, Cut loss point: Rp 52.000
 
4.   Semen Gresik (SMGR) (BUY) (Target: Rp 10.100) (close 25/11 Rp 9.750)
  • Sentimen negatif dari turunnya permintaan semen di Q3 sudah tercermin dalam harga, selain valuasi PER/PBV yang menarik di sektornya, rekomen akumulasi kembali SMGR karena berbagai proyek infrasturktur banyak yang akan mulai berjalan pada awal 2011.
  • Entry: (1) Rp 9.600, Entry (2) Rp 9.400, Cut-loss point: Rp 9.200
 

  Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 29 November 2010



Berikut rekomendasi dari dua sekuritas ternama untuk kondisi perdagangan sepanjang Senin, 29 November 2010, termasuk saham-saham yang patut dicermati oleh para investor.

1. E-Trading Securities
Pada hari ini, IHSG diprediksi bergerak di kisaran 3.600-3.700. Pada perdagangan akhir pekan lalu, indeks ditutup turun 1,61% (59,5 poin) ke level 3.643,5. Salah satu penyebab turunnya indeks adalanya konflik antara Korea Selatan dan Korea Utara yang kian memanas.

2. Reliance Securities
Indeks diperkirakan masih berada di bawah tekanan jual dan bergerak fluktuatif di kisaran 3.629-3.670 pada perdagangan hari ini. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain BBCA, GGRM, BUMI, TINS, dan KLBF. Pada perdagangan akhir pekan lalu, penurunan terjadi di semua sektor, terutama sektor barang konsumsi, aneka industri, keuangan, dan infrastruktur.

Friday, November 26, 2010

Rugi Bersih Bakrie Brothers September 2010 Membengkak 745%

Rugi bersih yang diderita Bakrie Brothers (BNBR) membengkak 744,78% dari September 2009 sebesar Rp 67 miliar menjadi Rp 566 miliar. Kerugian ini berasal dari lonjakan beban bunga bersih yang ditanggung perseroan sebesar 440,74% menjadi Rp 1,46 triliun dari sebelumnya Rp 270 miliar.


Padahal, pendapatan bersih BNBR sebetulnya mampu meningkat 74,11% dari Rp 5,33 triliun menjadi Rp 9,28 triliun. Meski beban pokok pendapatan juga melonjak sebesar 131,32% menjadi Rp 6,13 triliun, Bakrie Brothers masih mampu mencetak laba kotor Rp 3,15 triliun.


Laba kotor ini naik 17,98%. Sedangkan laba usaha BNBR tercatat juga naik 44,75% menjadi Rp 744 miliar.
 

Aspek Sep-09 Sep-10 %
Pendapatan bersih 5.33 9.28 74.11
Beban pokok pendapatan 2.65 6.13 131.32
Laba kotor 2.67 3.15 17.98
Jumlah beban usaha 2.16 2.41 11.57
Laba usaha 0.514 0.744 44.75
Beban bunga bersih 0.270 1.46 440.74
Beban lain-lain bersih 0.183 0.889 385.79
Rugi bersih 0.067 0.566 744.78
Rugi bersih per saham 0.72 6.04 738.89

Rajawali Buys 23.6% of Nusantara Infrastructure

Indonesia’s Rajawali Group said it bought a 23.6 percent stake in construction company PT Nusantara Infrastructure for about 448 billion rupiah ($49.7 million) today to support its mining business. 

Rajawali bought 3.2 billion Nusantara shares from Infrastructure Growth Fund at 140 rupiah apiece, or 36 percent below yesterday’s closing price. Shares of Nusantara jumped 11 percent to 245 rupiah at the 4 p.m. close in Jakarta, beating the 1.6 percent drop in the benchmark stock index. 

“Part of our business is mining and that’s closely related to infrastructure projects such as roads, ports and railways,” Darjoto Setyawan, managing director at Rajawali, said by phone today. “If someone offered more shares in Nusantara we’d like to buy them.” 

Jakarta-based Nusantara, which operates toll roads, may benefit from Rajawali’s entrance as faster economic growth boosts demand for commodities such as coal and metals. Southeast Asia’s biggest economy may expand as much as 6.5 percent next year from an estimated 6 percent this year, the central bank said Nov. 25. 

“The share sale is good for Nusantara as this may allow them to get new infrastructure projects from Rajawali,” said Ikhsan Binarto, an analyst at PT Indo Premier Securities. Source: Bloomberg

Target Price Indika Set to IDR 5,000 by JP Morgan

Indika Energy (INDY), the coal producer was rated “overweight” in new coverage at JPMorgan Chase & Co., which said it is one of the “most attractively priced Indonesian coal companies with a promising growth profile.”

The brokerage has a share-price estimate of 5,000 rupiah, according to a report by Stevanus Juanda.

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 26 November 2010

 Berikut rekomendari dari dua sekuritas ternama untuk hari ini.

1. Trimegah Securities
Rebound pada bursa regional maupun global yang dipicu membaiknya data ekonomi US mampu memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG yang juga berhasil rebound dengan ditutup menguat 1,2%. Investor asing yang mulai mencetak net buy, setelah dalam beberapa hari terakhir membukukan net sell, ikut menjadi pendorong laju IHSG.
Namun dengan sentimen pasar yang cenderung masih mix menjelang akhir tahun, dapat menyebabkan volatilitas yang cukup tinggi pada pergerakan indeks, sehingga patut diperhatikan oleh pelaku pasar. Sementara pada hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran 3.680-3.722, dengan saham pilihan ANTM, JSMR dan SMRA.

2. E-Trading Securities
Pada perdagangan Kamis IHSG ditutup menguat 43 poin (1,18%) dan ditutup di level 3.702. IHSG pada hari ini melakukan konfirmasi reversal dan mempunyai resistance di kisaran 3.730, asing sendiri masih melakukan net buy sebesar Rp177 miliar, yang menjadi penggerak utama IHSG pada hari ini adalah grup Bakrie terutama ENRG, pada perdagangan Jumat ini IHSG akan bergerak di kisaran 3.630 - 3.730 dengan saham yang dapat diperhatikan antara lain ENRG, BNBR,UNSP dan ELTY

Rekomendasi HD Capital, 26 November 2010

Untuk perdagangan Jumat, 26 November 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihan, yakni United Tractor (UNTR), Bank Mandiri (BMRI), Timah (TINS), dan Bank Jabar Banten  (BJBR).
BUY: (UNTR, BMRI, TINS, BJBR)
  • Tren di IHSG masih bisa mengalami penguatan didorong oleh sentiment positif domestic dan global yang membaik.
  • IHSG close (25-11) 3.698.225 (+41.501/+1.10%) (Val.Rp.3.8T)
  • Support: 3.630-3.585, Resistance: 3.750-3.800
 
Stock picks:
1.    United Tractors (UNTR): (BUY) (Target: Rp 27.500) (close 25/11 Rp 24.300)
  • Walaupun hasil kinerja Q3 kurang memuaskanm namun, optimisme analis bahwa proyeksi laba per saham 2011 dapat tumbuh 28% didorong oleh permintaan besar di alat berat, recovery dari kontrak2 mining dan harga saham batubara yang lebih tinggi menjadi katalis untuk akumulasi.
  • Entry: (1) Rp 24.200, Exit (2) Rp 23.700, Cut loss point: Rp 23.250 
 
2.   Bank Mandiri (BMRI) (BUY): (Target: Rp 7.400) (Close 25/11 Rp 6.950)
  • Outlook sector perbankan masih menjanjikan di dorong oleh inflasi terkendali, BI rate tetap & pertumbuhan ekonomi 6.5% di 2011F yang memicu permintaan kredit domestic.
  • Entry (1) Rp 6.900, Entry (2) Rp 6.700, Cut loss point: Rp 6.500
 
3.   Tambang Timah (TINS) (BUY): (Target: Rp 2.950) (Close 25/11 Rp 2.775)
  • Global inflation akan membantu penguatan harga komoditas metal, terutama timah yang juga dipakai dalam industry electronic dan computer.
  • Koreksi dari Rp 3.150 sudah mulai kehabisan momentum dan saatnya untuk upward retracement terjadi.
  • Entry: (1) Rp 2.750, Entry (2) 2.675, Cut loss point: Rp 2.575
 
4.   Bank Jawa Barat (BJBR) (BUY) (Target: Rp 1.650) (close 25/11 Rp 1.560)
  • Pasca koreksi akibat placememt membuat BJBR menarik, apalagi memiliki kredit tersalurkan tinggi (85%) dan Net profit Margin (NPM 21%) sebesar BBRI namun dengan valuasi PER/PBV yang lebih murah (PER 14x/PBV 3x utk BJBR versus PER 15x/PBV4x utk BBRI).
  • Entry: (1) Rp 1.540, Entry (2) Rp 1.520, Cut-loss point: Rp 1.470
 
Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Thursday, November 25, 2010

Dalam 4 Hari, CIMB-GK Securities Akumulasi 113 Ribu Lot Saham Perusahaan Gas Negara

 Hari ini, broker CIMB-GK Securities masih memborong 30.979 lot saham Perusahaan Gas Negara (PGAS) di harga rata-rata Rp 4.450. Pada penutupan sore hari, harga saham PGAS naik Rp 25 menjadi Rp 2.475.


Sebelumnya, CIMB-GK Securities Indonesia tercatat telah memborong saham PGAS sebanyak 28.613 lot pada Rabu (24 November 2010). Akibat aksi beli ini, harga saham PGAS yang sempat turun ke level Rp 4.275 kembali berbalik arah dan sempat naik hingga di atas Rp 4.525 sebelum ditutup di Rp 4.450.

Sejak Senin pekan ini, CIMB-GK Securities memborong saham PGAS sebanyak 23 ribu lot, Selasa 31 ribu lot, dan Rabu 28 ribu lot. Dengan demikian, dalam empat hari hingga Kamis, broker tersebut telah mengumpulkan 113 ribu lot saham PGAS. (lihat berita: CIMB-GK Securities Borong 31 Ribu Lot Saham PGAS).

1 YU CIMB-GK SECURITIES INDONESIA 91 30,979 4,450.05 12 20,376 4,449.17 10,603 51,355
2 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 150 5,000 4,455.31 8 800 4,434.38 4,200 5,800
3 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 44 4,729 4,467.60 5 929 4,498.87 3,800 5,658
4 CD MEGA CAPITAL INDONESIA 6 1,166 4,449.83 - - - 1,166 1,166
5 BJ ANDALAN ARTHA ADVISINDO SEKURITAS 14 1,200 4,450.00 1 200 4,500.00 1,000 1,400
54 DX BAHANA SECURITIES 86 13,469 4,456.62 133 16,441 4,467.38 -2,972 29,910
55 CC MANDIRI SEKURITAS 10 182 4,446.70 87 5,472 4,452.49 -5,290 5,654
56 KZ CLSA INDONESIA 4 3,300 4,343.42 135 13,242 4,420.66 -9,942 16,542

Sinarmas Juga Borong Saham Bakrie Brothers

Selain memborong saham Bumi Resources, broker Sinarmas Sekuritas juga tampak mengakumulasi saham Bakrie Brothers (BNBR). Sinarmas membeli 226.630 lot saham BNBR di harga rata-rata Rp 76,55 dan menempati posisi kedua broker pemborong terbanyak.

Di tempat pertama, Panca Global Securities menjadi broker pemborong terbanyak saham BNBR, yakni sebanyak 284.500 lot. Di urutan ketiga dan kelima ditempati CLSA Indonesia 155.224 lot, Lautandhana Securindo 265.855 lot, dan Hortus Danavest 125 ribu. Seluruh aksi beli itu dilakukan oleh investor lokal.

Sedangkan Mandiri Sekuritas yang telah mengumpulkan 2,9 juta lot saham BNBR pada pekan lalu hanya menjual 21.416 lot dan membeli 33.423 lot hari ini.

(lihat berita: Dalam 3 hari, Mandiri Sekuritas Borong 2,9 Juta Lot Saham BNBR).
 

 
1 PG PANCA GLOBAL SECURITIES TBK. 131 284,500 77.00 2 5,000 77.00 279,500 289,500
2 DH SINARMAS SEKURITAS 290 226,630 76.55 29 20,526 77.05 206,104 247,156
3 KZ CLSA INDONESIA 32 155,224 76.00 - - - 155,224 155,224
4 YJ LAUTANDHANA SECURINDO 213 265,855 76.95 75 114,570 77.05 151,285 380,425
5 HD HORTUS DANAVEST TBK. 178 125,000 78.00 16 13,100 77.15 111,900 138,100
15 CC MANDIRI SEKURITAS 30 33,423 76.87 48 21,416 77.09 12,007 54,839
91 FZ WATERFRONT SECURITIES INDONESIA 17 34,210 76.94 64 124,500 76.82 -90,290 158,710
92 YP ETRADING SECURITIES 163 54,928 76.46 459 186,807 76.92 -131,879 241,735
93 BM MERIDIAN CAPITAL 21 20,050 77.00 110 252,627 77.01 -232,577 272,677
94 PD INDO PREMIER SECURITIES 179 57,162 76.71 619 491,830 76.44 -434,668 548,992

Dalam 3 Hari, Sinarmas Akumulasi 273 Ribu Lot Saham Bumi Resources

Broker Sinarmas Sekuritas untuk pertama kalinya menjadi pemborong terbanyak saham Bumi Resources (BUMI) sejak pengumuman akuisisi 25% saham BUMI oleh Vallar Plc. Aksi beli Sinarmas Sekuritas dilakukan oleh investor lokal dengan harga Rp 3.000-3.025, sehingga rata-rata pembelian menjadi Rp 3.016 dengan volume mencapai 122.673 lot.

Kemarin (Rabu, 24 November 2010), Sinarmas juga telah membeli sebanyak 53.108 lot dan pada Selasa (23/11) membeli 99.576 lot. Dengan demikian, total pembelian dalam tiga hari mencapai 273.357 lot.

Investor asing masih masuk membeli saham BUMI melalui broker Merrill Lynch Indonesia sebanyak 20.337 lot, Macquarie Securities Indonesia 13.583 lot, dan JP Morgan Securities Indoensia 8.430 lot.

Sedangkan aksi jual oleh investor asing dilakukan melalui Credit Suisse Securities Indonesia sebanyak 20.657 lot (sebagian kecil campur sama lokal).

Lihat berita sebelumnya:
Sinarmas Kembali Aktif Borong Saham Bumi Resources (Selasa, 23 November 2010).
Lautandhana Borong 154 Ribu Lot Saham Bumi Resources (Rabu, 24 November 2010).

1 DH SINARMAS SEKURITAS 1136 122,673 3,016.84 106 4,369 3,012.77 118,304 127,042
2 CC MANDIRI SEKURITAS 184 37,556 3,002.03 42 4,541 3,018.00 33,015 42,097
3 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 89 20,337 3,020.55 24 311 3,005.55 20,026 20,648
4 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 130 13,583 3,014.62 11 557 3,024.24 13,026 14,140
5 RF BUANA CAPITAL 87 8,700 3,005.75 2 12 3,000.00 8,688 8,712
6 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 83 8,430 3,001.48 1 1 2,950.00 8,429 8,431
103 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 50 6,000 3,025.00 118 20,657 3,003.66 -14,657 26,657
104 HD HORTUS DANAVEST TBK. - - - 20 15,056 3,000.04 -15,056 15,056
105 KS KRESNA GRAHA SEKURINDO TBK. 10 118 2,934.53 101 15,466 3,008.86 -15,348 15,584
106 ZP KIM ENG SEKURITAS 26 2,369 2,987.96 114 22,947 3,008.30 -20,578 25,316