rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Wednesday, December 8, 2010

Mandiri Sekuritas Borong 47 Ribu Lot Saham BORN

Mandiri Sekuritas memborong 47.189 lot saham Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN) di harga rata-rata Rp 1.356. Selain itu, investor asing juga masuk memborong saham BORN melalui empat broker, yakni UBS Securities Indonesia 44.183 lot, Deutsche Securities Indonesia 25.559 lot, DBS Vickers Securities Indonesia 20.600 lot, dan Credit Suisse Securities Indonesia 19.238 lot.


Kemarin, UBS dan DBS Vickers juga telah memborong 84 ribu lot saham BORN dan 16.140 lot. Sedangkan Credit Suisse yang kemarin melepas 12.842 lot hari ini justru membeli 19.238 lot.


Sama seperti kemarin, Kim Eng Sekuritas masih melepas saham BORN. Hari ini volume yang dilepas sebanyak 75.587 lot dan kemarin 45.615 lot.

Harga saham BORN naik Rp 10 menjadi Rp 1.350.

1 CC MANDIRI SEKURITAS 210 47,189 1,356.41 14 769 1,362.09 46,420 47,958
2 AK UBS SECURITIES INDONESIA 179 44,183 1,353.69 - - - 44,183 44,183
3 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 174 25,559 1,355.22 - - - 25,559 25,559
4 DP DBS VICKERS SECURITIES INDONESIA 91 20,600 1,353.46 1 74 1,360.00 20,526 20,674
5 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 142 19,238 1,357.74 9 5,200 1,360.77 14,038 24,438
91 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 1 15 1,340.00 105 26,000 1,355.93 -25,985 26,015
92 YU CIMB-GK SECURITIES INDONESIA 39 6,249 1,348.53 177 38,107 1,352.77 -31,858 44,356
93 ZP KIM ENG SEKURITAS 23 2,414 1,343.69 258 75,587 1,356.71 -73,173 78,001

Lihat berita kemarin:
UBS Securities Borong 84 Ribu Lot Saham BORN

Outlook Pasar Modal oleh HD Capital

Strategy-December (06/12) (BUY):   "Menuju IHSG 3.900"
 
Beberapa alasan indeks untuk kembali ke 3.900:

  • Optimisme akan pertumbuhan ekonomi (GDP: 6.5%) & pertumbuhan laba emiten (20%) untuk 2011F membuat PER IHSG 2011F di level 3.750 diturunkan dari 16x ke 14x.
  • Dengan PER 15-16x 2011F maka IHSG seharusnya berada di 3.900 -4.000.
  • Stimulus the Fed untuk sementara waktu akan memompa likuiditas global di emerging market.
  • Komoditas dalam tren penguatan (terutama minyak & batubara) akibat inflasi global tinggi

The rally continues to 3.900

  • Sentimen negatif regional menyebabkan koreksi sebesar 6% dari high 3.770 ke 3.530.
  • Namun pembalikan arah dan pembentukan up-trend-line baru terjadi di 3.530 untuk meneruskan tren naik kembali ke all time high 3.770.
  • Bila IHSG berhasil ditutup di atas high 3.770, maka kemungkinan besar skenario IHSG 3.900 di akhir Desember masih berjalan.

Rekomendasi Portofolio & Target Price 1-bulan:
Ticker
TP 1 bln
PER10
PBV10
ROE10
ADRO
Rp 2.550
32x
4x
12%
ITMG
Rp 52.000
24x
8x
35%
BBRI
Rp 12.100
17x
4.5x
27%
BUMI
Rp 3.250
22x
4x
18%
TLKM
Rp 8.600
14x
3.7x
28%
ASII
Rp 58.000
15x
4.5x
30%
INDF
Rp 5.200
14x
3.5x
26%
BMRI
Rp 7.300
16x
3.6x
22%
BBKP
Rp 710
9x
1.4x
16%

Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital.

Rekomendasi HD Capital, 8 Desember 2010

Untuk Rabu, 8 Desember 2010, HD Capital merekomendasikan opsi beli terhadap empat saham pilihan, yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Semen Gresik (SMGR), Adaro Energy (ADRO), dan Indofood Sukses Makmur (INDF).
BUY: (BBRI, SMGR,ADRO, INDF)
* Bila IHSG berhasil mempertahankan daerah di atas 3.720 maka rally untuk mengetes all time high di 3.770 semakin mungkin terjadi.
* Kenaikan harga komoditas menunjang technical rebound
* IHSG close (06-12) 3,722.35 (+26.79/+0.71%) (Val.Rp.3.8T)
* Support:3.650-3.575, Resistance: 3.770-3.800-3.850


Stock picks:

1. Bank BRI (BBRI): (BUY) (Target: Rp 12.100) (close 06/12 Rp 11.500)
* Kelihatannya emiten perbankan mikro UKM dengan kapitalisasi besar akan menjadi pendorong untuk IHSG mengetes all time high 3.770.

* Beberapa sentimen negatif seperti kredit macet akibat bencana merapi terlalu berlebihan dan sudah cukup tercermin dalam koreksi harga sebelumnya.

* Entry: (1) Rp 11.400, Entry (2) Rp 11.200, Cut loss point: Rp 10.950


2. Adaro Energy (ADRO) (BUY): (Target: Rp 2.600) (Close 06/12 Rp 2.475)

* Sensitivitas tinggi terhadap harga batubara yang sudah di atas $110/ton & cuaca kembali normal dapat meningkatkan proyeksi laba beberapa analis sehingga menurunkan valuasi PER yang terlihat cukup mahal sekarang.

* Entry (1) Rp 2.425, (2) Rp 2.350, Cut loss point: Rp 2.275


3. Semen Gresik (SMGR) (BUY): (Target: Rp 9.800) (close 06/12 Rp 9.550)

* Valuasi PBV/PER paling murah di sektornya, beberapa proyek infrastruktur yang akan dimulai awal 2011, serta optimsme terhadap pertumbuhan industri semen dapat menunjang technical rebound untuk terus berlangsung pasca koreksi dari level Rp 10.000.

* Entry: (1) Rp 9.500, Entry: (2) 9.300, Cut loss point: Rp 9.100


4. Indofood Sukses Makmur (INDF): (BUY) (Target: Rp 5.050) (close 06/12 Rp 4.825)

* Valuasi yang menjadi menarik pasca koreksi dari Rp 5.600, outlook CPO yang optimistis offset koreksi pasar akibat kehilangan royalti anak usaha INDF (ICBP) sehingga proses pembalikan arah tren dapat terjadi setelah konsolidasi ini selesai.

* Entry: (1) Rp 4.775, Entry (2) Rp 4.675, Cut loss point: Rp 4.575


Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 8 Desember 2010

Untuk perdagangan Rabu, 8 Desember 2010, dua sekuritas ternama memberikan ulasan soal kondisi bursa, termasuk saham-saham pilihan yang patut dicermatin oleh para investor sepanjang hari ini. Berikut ulasan detailnya.

1. Trimegah Securities
Kenaikan harga minyak dunia yang berhasil mencetak rekor baru menjadi sentimen yang signifikan dalam mendorong laju IHSG melanjutkan penguatannya. Hal ini membuat pelaku pasar meneruskan akumulasi beli, setelah sempat tertahan di akhir pekan lalu. Meskipun peluang pertumbuhan minat beli ini masih terbuka, namun dengan pergerakan stochastic yang sudah memasuki teritori overbought, maka terdapat pula potensi munculnya profit taking dari pelaku pasar mengingat indeks telah rally cukup tinggi. Hari ini, IHSG diperkirakan berada di kisaran 3.706-3.741, dengan saham-saham pilihan BUMI, ISAT, dan SMGR.

2. E-Trading Securities
IHSG kembali gagal menembus level resistance di 3.730 dan ditutup menguat 26 poin (0,71%) di level 3.722. Dari RSI terlihat IHSG telah memasuki kembali wilayah bullish, asing sendiri pada hari Senin masih membukukan net buy sebesar Rp 217 milliar di pasar reguler, terutama di sektor pertambangan batubara (ADRO, BORN dan BUMI). Hari ini, IHSG akan berada di kisaran 3.700–3.775, dengan saham-saham yang perlu diperhatikan antara lain ITMG, ADRO, BUMI, dan BORN.


Monday, December 6, 2010

53 Investor Asing Borong 68 Ribu Lot Saham Berau Energy

53 investor asing difasilitasi oleh UBS Securities Indonesia tampak memborong 68 ribu lot saham Berau Energy (BRAU) di harga Rp 520. Aksi beli dilakukan tanpa menjual sama sekali. Meski ada aksi borong, harga saham BRAU tetap stagnan di posisi Rp 520.


Harga saham BRAU ini selalu stabil di harga Rp 510-530 sejak Vallar Plc mengumumkan untuk mengambil alih 75% saham BRAU di harga Rp 520 dan melakukan tender offer pada harga yang sama awal tahun depan. Pengumuman Vallar tersebut terjadi pada 16 November 2010. Dengan demikian, harga saham BRAU tidak bergerak sama sekali hampir 1 bulan lamanya.


1 AK UBS SECURITIES INDONESIA 53 68,000 520.00 - - - 68,000 68,000
2 DX BAHANA SECURITIES 55 17,000 510.00 1 500 520.00 16,500 17,500
3 ID ANUGERAH SECURINDO INDAH 8 7,000 520.00 1 20 510.00 6,980 7,020
4 XL MAHAKARYA ARTHASECURITIES 1 5,000 510.00 1 100 510.00 4,900 5,100
5 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 1 3,200 520.00 - - - 3,200 3,20
45 FS AMCAPITAL INDONESIA 1 50 520.00 3 10,005 520.00 -9,955 10,055
46 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA - - - 15 10,000 520.00 -10,000 10,000
47 KZ CLSA INDONESIA - - - 2 10,000 520.00 -10,000 10,000
48 KI CIPTADANA SECURITIES 2 355 520.00 21 48,500 516.19 -48,145 48,855

Credit Suisse dan JP Morgan Akumulasi Saham Bank Mandiri

Credit Suisse Securities Indonesia dan JP Morgan Securities Indonesia memfasilitasi aksi beli investor asing terhadap saham Bank Mandiri. Credit Suisse memborong 16.214 lot di harga rata-rata Rp 6.752 sedangkan JP Morgan di harga Rp 6.760.

Akibat aksi beli ini, harga saham BMRI naik Rp 100 menjadi Rp 6.800. Motif pembelian investor asing kemungkinan besar karena pelaksanaan IPO Garuda yang tinggal menghitung hari. Dari hasil IPO Garuda ini, Bank Mandiri bakal mendapat tambahan laba Rp 1 triliun lebih, hasil konversi kredit yang macet menjadi saham Garuda.

Selain Credit Suisse dan JP Morgan, investor asing juga tampak memborong saham BMRI melalui Deutsche Securities Indonesia 2.395 lot. Sedangkan lokal masuk melalui AM Capital Indonesia 4.970 lot dan Bhakti Securities 1.540 lot.

Di sisi penjual, Merrill Lynch tampak dominan melepas saham BMRI sebanyak 10.239 lot.

1 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 374 16,214 6,752.26 234 5,082 6,753.35 11,132 21,296
2 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 107 3,904 6,760.89 - - - 3,904 3,904
3 FS AMCAPITAL INDONESIA 47 4,970 6,956.54 2 1,855 7,084.91 3,115 6,825
4 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 78 2,395 6,797.75 8 654 6,749.92 1,741 3,049
5 EP BHAKTI SECURITIES 20 1,540 6,798.70 1 20 7,000.00 1,520 1,560
64 ZP KIM ENG SEKURITAS 11 419 6,792.72 74 2,281 6,767.97 -1,862 2,700
65 YP ETRADING SECURITIES 75 581 6,755.68 152 2,571 6,786.99 -1,990 3,152
66 KZ CLSA INDONESIA - - - 94 3,869 6,758.49 -3,869 3,869
67 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 21 91 6,737.36 175 10,239 6,755.99 -10,148 10,33

Credit Suisse dan Merrill Lynch Borong Saham Adaro Energy

Investor asing melalui Credit Suisse Securities Indonesia dan Merrill Lynch Indonesia memborong saham Adaro Energy (ADRO) masing-masing sebanyak 58.912 lot dan 34.920. Credit Suisse memfasilitasi pembelian ADRO di harga rata-rata Rp 2.461 dan Merrill Lynch Rp 2.449.

Broker lain yang memfasilitasi pembelian saham ADRO oleh asing adalah UOB Kay Hian Securities sebanyak 6.390 lot dan satu orang klien Citigroup juga memborong 2.547 lot saham ADRO.

Lokal juga turut membeli saham ADRO melalui Danareksa Sekuritas 10.272 lot dan Bahana Securities 6.224 lot. Akibat aksi beli ini, harga saham ADRO naik Rp 100 menjadi Rp 2.475 sekaligus rekor tertinggi sejak ADRO listing. Motif pembelian adalah karena harga batubara dunia yang tembus US$ 111,24.
 
1 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 470 58,912 2,461.63 42 5,318 2,401.44 53,594 64,230
2 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 172 34,920 2,449.91 1 1 2,400.00 34,919 34,921
3 OD DANAREKSA SEKURITAS 97 10,272 2,459.06 45 1,220 2,454.32 9,052 11,492
4 DX BAHANA SECURITIES 19 6,224 2,446.19 7 67 2,460.82 6,157 6,291
5 AI UOB KAY HIAN SECURITIES 10 6,390 2,458.41 5 445 2,458.15 5,945 6,835
6 CG CITY GROUP 1 2,547 2,475.00 - - - 2,547 2,547
73 XL MAHAKARYA ARTHASECURITIES - - - 38 11,059 2,461.35 -11,059 11,059
74 DP DBS VICKERS SECURITIES INDONESIA - - - 60 16,150 2,475.00 -16,150 16,150
75 ZP KIM ENG SEKURITAS 255 16,534 2,454.81 243 40,376 2,457.94 -23,842 56,910
76 KZ CLSA INDONESIA 21 2,000 2,450.00 125 28,752 2,458.13 -26,752 30,752

JP Morgan Borong 104 Ribu Lot Saham Bumi Resources

Dua broker asing memfasilitasi aksi beli yang dilakukan investor asing, yakni JP Morgan Securities Indonesia sebanyak 104.744 lot di harga rata-rata Rp 3.057. JP Morgan membeli di harga Rp 3.000, 3.025, 3.075, 3.100. Sedangkan Citigroup memfasilitasi aksi beli di harga Rp 3.075 sebanyak 36 ribu.

Sementara itu, investor lokal justru banyak melepas saham BUMI, seperti yang dilakukan nasabah Kim Eng Sekuritas, yang menjual 65.684 lot. 


Harga batubara dunia yang mencapai US$ 111,24 dan rencana IPO Bumi Resources Mineral mendorong aksi beli terhadap saham BUMI. Akibatnya, harga saham BUMI naik Rp 100 menjadi Rp 3.075, tertinggi sepanjang tahun ini.

1 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 635 104,744 3,057.11 58 28,762 3,059.35 75,982 133,506
2 DR NUSADANA CAPITAL INDONESIA 751 41,142 3,046.44 69 2,759 3,065.69 38,383 43,901
3 CG CITY GROUP 507 36,000 3,075.00 - - - 36,000 36,000
4 KK PHILLIP SECURITIES INDONESIA 480 33,514 3,052.21 176 6,242 3,057.89 27,272 39,756
5 PG PANCA GLOBAL SECURITIES TBK. 91 22,080 3,069.23 12 893 3,066.04 21,187 22,973
103 NI BNI SECURITIES 98 1,769 3,045.00 311 16,807 3,062.59 -15,038 18,576
104 KS KRESNA GRAHA SEKURINDO TBK. 61 21,652 3,051.42 863 36,728 3,044.37 -15,076 58,380
105 OD DANAREKSA SEKURITAS 67 1,995 3,040.80 241 17,297 3,051.28 -15,302 19,292
106 ZP KIM ENG SEKURITAS 209 10,555 3,034.14 254 65,684 3,032.74 -55,129 76,239

UBS Securities Borong 84 Ribu Lot Saham Borneo Lumbung Energi

Sejumlah investor asing di antaranya melalui UBS Securities Indonesia memborong saham Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN). UBS Securities memborong 83.800 lot di harga rata-rata Rp 1.337. Asing juga membeli melalui DBS Vickers Securities Indonesia 16.140 lot, BNP Paribas Peregrine 15.680 lot, Merrill Lynch Indonesia 15.158 lot, dan Macquarie Securities Indonesia 15.158 lot.

Harga batubara dunia di pelabuhan Newcastle mencapai US$ 111,24, sehingga menarik perhatian investor asing untuk investasi di saham-saham produsen batubara Indonesia.
 
1 AK UBS SECURITIES INDONESIA 512 83,800 1,337.13 10 1,043 1,340.24 82,757 84,843
2 MG SEMESTA INDOVEST 144 23,120 1,348.63 4 153 1,326.86 22,967 23,273
3 DP DBS VICKERS SECURITIES INDONESIA 167 16,140 1,339.26 1 200 1,340.00 15,940 16,340
4 BW BNP PARIBAS PEREGRINE 115 15,680 1,340.00 - - - 15,680 15,680
5 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 122 15,158 1,340.00 - - - 15,158 15,158
6 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 68 12,040 1,335.15 1 40 1,285.00 12,000 12,080
98 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA - - - 102 12,842 1,339.41 -12,842 12,842
99 KZ CLSA INDONESIA 85 21,000 1,342.38 106 41,754 1,342.38 -20,754 62,754
100 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA - - - 118 34,000 1,339.41 -34,000 34,000
101 ZP KIM ENG SEKURITAS 60 5,590 1,338.85 74 45,615 1,338.21 -40,025 51,20

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 6 Desember 2010


Berikut rekomendasi dari tiga sekuritas ternama untuk kondisi perdagangan sepanjang Senin, 6 Desember 2010, termasuk saham-saham pilihan yang patut dicermatin oleh para investor.
1. E-Trading Securities
IHSG pada Jumat lalu ditutup menguat 1 poin (0,04%) di kisaran 3.696 dan gagal ditutup di atas level 3.700. Asing sendiri masih melakukan net buy sebesar Rp 381 miliar di pasar reguler. RSI telah berhasil ditutup di atas garis 50, tetapi pada perdagangan Jumat, IHSG membentuk formasi spinning top dan gagal menembus level 3.700, yang merupakan level support, sehingga ada kemungkinan terjadi koreksi. Dari stochastic sendiri masih terlihat uptrend. Hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran 3.630–3.730.

2. Kresna Graha Sekurindo
Pelaku pasar kembali mengantisipasi profit taking dan data ekonomi global. Hari ini, IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi di kisaran 3.620-3.750. TLKM dan BMRI menjadi saham pilihan hari ini.

3. Woori Korindo Securities
Setelah menguat cukup signifikan selama dua hari berturut-turut, IHSG pada akhirnya mengalami aksi profit taking pada perdagangan akhir pekan lalu. Namun, kondisi penutupan IHSG masih dalam kondisi positif, meskipun hanya menguat tipis. Dengan kondisi RSI dan stochastic oscilator yang masih terlihat kuat serta MACD yang mulai mendekati pola golden cross, kami perkirakan IHSG masih berpeluang menjaga momentum positif pada perdagangan awal pekan ini dengan kisaran pergerakan 3.674-3.722. Saham pilihan hari ini adalah KLBF, BBRI, PTBA dan MPPA.

Rekomendasi HD Capital, 6 Desember 2010

Untuk perdagangan Senin, 6 Desember 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihannya untuk dibeli, yakni Bank Bukopin (BBKP), Timah (TINS), Astra International (ASII), dan Bumi Resources (BUMI).

BUY: (BBKP, TINS,ASII, BUMI)
  • Bila terjadi koreksi akibat kegagalan IHSG menutup diatas 3.725, rekomen akumulasi karena tren kenaikan komoditas dapat menopang rebound di IHSG.
  • IHSG close (03-12) 3,696.20 (+1.68/+0.05%) (Val.Rp.3.6T)
  • Support:3.670-3.575, Resistance: 3.725.3.770-3.800

Stock picks:

1.    Bank Bukopin (BBKP): (BUY) (Target: Rp 710) (close 03/12 Rp 650)
  • Valuasi yang menarik (PER 2011F 11x, PBV 1.5x, ROE 16%) serta rasio ROE/PBV 2011F yang cukup tinggi (10%) membuat bank yang cukup terlupakan ini untuk menarik minat bargain hunting kembali apalagi belum mengikuti laju emiten perbankan mikro ukm lainnya seperti BBRI & BJBR.
  • Entry: (1) Rp 640, Entry (2) Rp 630, Cut loss point: Rp 610

2.   Tambang Timah (TINS) (BUY): (Target: Rp 3.050) (Close 03/12 Rp 2.825)
  • Recovery industry electronic & otomotif dapat membangkitkan permintaan timah di 2011 sehingga pasar masih optimistis akan proyeksi labanya dapat recover.
  • Entry (1) Rp 2.800, (2) Rp 2.725, Cut loss point: Rp 2.650

3.   Astra International (ASII) (BUY): (Target: Rp 56.000) (close 03/12 Rp 52.700)
  • Sentimen negatif dari koreksi akibat private placement di harga Rp 51.600 sudah mereda, saatnya investor melihat ke sisi fundamental (proyeksi laba & tren penjualan mobil yang masih optimistis) sehingga kemungkinan kembali naik ke upper end range di Rp 56.000-58.000 sangat mungkin.
  • Entry: (1) Rp 52.500, Entry: (2) 51.500, Cut loss point: Rp 49.500

4.    BUMI Resources (BUMI): (BUY) (Target: Rp 3.150) (close 03/12 Rp 2.975)
  • Bila terjadi koreksi rekomen akumulasi karena berbagai sentiment positif dari IPO BRM dimana dana terhimpun dapat dipakai untuk melunasi utang sehingga laba naik akibat pengurangan biaya utang (DER menjadi rendah), sensitivitas dari lonjakan harga batubara belum sepenuhnya ter-refleksikan dalam harga.
  • Entry: (1) Rp 2.900, Entry (2) Rp 2.800, Cut loss point: Rp 2.700


Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Saturday, December 4, 2010

Indonesia's Bapepam extends deadline for Maybank to sell BII stake

Indonesian market regulator Bapepam has extended the deadline for Malaysia's Maybank to sell down its stake in Pt Bank Internasional Indonesia to June 1 next year. 

Maybank, Malaysia's largest lender, said it could request for a further extension middle of next year if the sell down results in a potential loss of 10 percent of BII's original acquisition value.
The Malaysian bank paid over $2 billion to take over the Indonesian lender, a move that analysts had criticised as being too pricey.Source: Reuters


Indonesia's Tudung to sell 30 pct stake in GarudaFood-sources


* Aims to raise $300 mln, values firm at $1 bln - sources
 * Tudung says hired Barclays as advisor for the sale


Indonesia's consumer-focused Tudung Group plans to raise about $300 million by selling up to a 30 percent stake in its food firm GarudaFood early next year, as investors look to snap up Indonesian consumer-related assets, four sources said on Friday.     

The sale is attracting interest from private equity firms and would follow several consumer-related deals in Indonesia this year, as domestic demand from a youthful 240 million population drives growth in Southeast Asia's biggest economy.     

 "Tudung is looking to unlock the value of GarudaFood by working with a strategic partner via a stake sale," said one of the sources, adding that buyout funds including Carlyle Group were among the potential interested bidders.

 The sources, with direct knowledge of the deal, declined to be identified because the sale was not public. A Tudung Group spokeswoman confirmed a stake sale was being planned and that it has hired Barclays Capital to run the sale.    
           
 Tudung, an investment holding group controlled by the family of founder Darmo Putro, has business interests in food and the beverage industry in Indonesia and China.         

 Its GarudaFood unit, valued at about $1 billion, sells instant foods, peanuts and other snacks globally.  "Private-equity firms will likely become the potential
buyers as the company plans to increase GarudaFood's value before it finally goes public," said another of the sources.
           
 Another big consumer-related asset sale is ongoing with Lippo Group's Matahari selling Hypermart, Indonesia's second-biggest hypermarket chain after PT Carrefour Indonesia, as it looks to raise about $1 billion.

 Wal-Mart Stores Inc , the world's top retailer, French's Casino Guichard-Perrachon SA and South Korea's Lotte Shopping Co Ltd are among short-listed parties asked to submit next-round bids next month, sources told Reuters last month.

 Earlier this year Matahari agreed to sell a 90.76 percent stake in retail unit Matahari Department Store to a joint venture with private equity group CVC Partners for $770 million. Source: Reuters