rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Monday, November 15, 2010

Rekomendasi HD Capital, 15 November 2010

Untuk Senin, 15 November 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihan dengan opsi beli, yakni Astra International (ASII), Astra Agro Lestari (AALI), Bank Central Asia (BBCA), dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM).

BUY: (ASII, AALI,BBCA, TLKM)
  • Walaupun IHSG terkoreksi cukup tajam Jumat lalu, namun rupiah yang tetap stabil dan net selling asing yang tipis (Rp 200m total volume 5T) bahwa ini hanya kejadian portofolio rebalancing biasa oleh asing dan tidak ada capital outflow serius sehingga potensi technical rebound dapat terjadi.
  • IHSG close (12-08) 3.665.85(-78.554/-2.10%) (Val.Rp.5T)
  • Support:3.630-3.580, Resistance: 3.690-3.770-3.850

Stock picks:

1.    Astra International (ASII): (BUY) (Target: Rp 59.000) (close 12/11 Rp 56.800)
  • Pasar optimistis terhadap kenerja penjualan November dan proyeksi earnings outlook ke depan sehingga potensi untuk mengetes resistance di garis upper triangle Rp 59.000 terbuka pasca rebound dari lower end triangle support di Rp 55.000. 
  • Entry: (1) Rp 56.800, Entry (2) Rp 55.300, Cut loss point: Rp 54.800

2.   Astra Agro Lestari (AALI) (BUY): (Target: Rp 28.000) (Close 12/11 Rp 26.100)
  • Warning adanya global inflation oleh beberapa analis membuka peluang untuk naiknya soft komoditas terutama CPO sehingga rekomen akumulasi emiten CPO dengan market cap terbesar di sektornya yaitu AALI.
  • Entry (1) Rp 26.100, (2) Rp 25.200, Cut loss point: Rp 24.500

3.   Bank BCA (BBCA) (BUY): (Target: Rp 7.300) (close 12/11 Rp 6.900)
  • NPM 2010 tertinggi di sektornya akibat loan portfolio kualitas tinggi memberikan daya tarik tersendiri bagi BBCA yang juga menarik secara teknikal ini untuk meneruskan up-trend.
  • Entry: (1) Rp 6.900, Entry: (2) 6.800, Cut loss point: Rp 6.700

4.    Telekomunikasi (TLKM): (BUY) (Target: Rp 8.600) (close 12/11 Rp 8.250)
  • Koreksi 3.00% (melebihi IHSG) yang terjadi dapat digunakan sebagai kesempatan akumulasi untuk mengikuti proses pembalikan arah tren yang menuju ke resistance garis down-trend-lined Rp 8.500-8.800.
  • Entry: (1) Rp 8.250, Entry (2) Rp 8.100, Cut loss point: Rp 7.800


Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research. (Yuganur@hdx.co.id)

Friday, November 12, 2010

S.Korean Retailers Offer to Buy Indonesia's Matahari Unit


 















Two South Korean retail heavyweights said on Friday they have submitted letters of intent to buy the discount division of Matahari, Indonesia's second-largest retailer. 

Top retailer Shinsegae Co. and its smaller rival Lotte Shopping Co. said in regulatory filings that they are reviewing whether they will file initial bids for the Indonesian retailer's unit. 

Industry sources estimate a takeover of Matahari's discount division would cost 1 trillion won (US$900 million). 

Matahari has 38 discount stores and 20 supermarkets in 21 cities throughout Indonesia. Last year, the company posted about 800 billion won in sales. 

The two retail giants are competing to acquire Matahari's discount segment as part of efforts to diversify their profit sources.

Lotte Mart, the discount store division of Lotte Shopping, opened its 21st store in Indonesia in October, while Shinsegae has no discount stores in the country.Source: Tradingmarkets

Wal-Mart exec mum on Matahari bid

he chief executive of Wal-Mart Stores Inc's (WMT.N) Asia operations said he would not comment on whether it was bidding for Indonesian retailer Matahari's (MPPA) hypermarket business.

Sources have told Reuters that Wal-Mart has hired Barclays Capital (BARC.L) to advise it on the deal for Indonesia's second-biggest hypermarket chain, which a banker has estimated could be worth $1 billion.

While declining to comment on its possible bid for the Matahari assets, Scott Price told Reuters that he was optimistic about the growth potential of business in India, where it operates a joint venture with Bharti Enterprises.

"I think in India we've got a lot of upside," he said on the sidelines of the APEC CEO Summit in Yokohama, south of Tokyo. Source: Reuters

UBS Securities Koleksi Saham BUMI

Setelah beberapa hari diborong oleh Deutsche Securities, kini giliran UBS Securities Indonesia yang memborong 50.202 lot saham Bumi Resources (BUMI). Aksi pembelian dilakukan oleh investor asing. Investor asing juga membeli melalui ABN AMRO Asia Securities Indonesia sebanyak 29.052 lot. Menariknya, ABN AMRO membeli di harga Rp 2.525.

Harga saham BUMI turun Rp 50 menjadi Rp 2.450 menyusul anjloknya Bursa Efek Indonesia dan bursa-bursa regional. (lihat berita sebelumnya: Deutsche Securities Borong 108 Ribu Lot saham Bumi Resources).


Sedangkan Deutsche harini hanya membeli 4.277 lot dan menjual 4.376 lot.
 
1 AK UBS SECURITIES INDONESIA 314 50,202 2,479.15 6 3,330 2,477.15 46,872 53,532
2 HG ABN AMRO ASIA SECURITIES INDONESIA 79 29,052 2,514.90 - - - 29,052 29,052
3 DX BAHANA SECURITIES 206 24,157 2,431.37 3 2,029 2,524.69 22,128 26,186
4 PD INDO PREMIER SECURITIES 421 30,276 2,489.65 273 12,944 2,481.51 17,332 43,220
5 LK RECAPITAL SECURITIES 118 16,404 2,500.00 1 500 2,525.00 15,904 16,90
101 KI CIPTADANA SECURITIES 54 4,813 2,483.16 143 17,672 2,463.49 -12,859 22,485
102 ZP KIM ENG SEKURITAS 42 6,294 2,495.14 179 20,437 2,472.36 -14,143 26,731
103 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 20 709 2,445.38 114 35,740 2,494.14 -35,031 36,449

Detail transaksi BUMI
2550 238
2525 133470
2500 105604
2475 52228
2450 78345
2425 85102

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 12 November 2010

Hari Jumat, 12 November 2010, tiga sekuritas ternama memberikan ulasan soal kondisi bursa yang akan terjadi hari ini, termasuk saham-saham pilihan yang patut para investor cermatin. Berikut ulasan detailnya.

1. Trimegah Securities
Meskipun pada awal sesi sempat mencoba lanjutkan kenaikan pada Kamis (11/11), IHSG akhirnya tertahan dan mengalami koreksi tipis 0,3% karena tekanan jual terhadap beberapa saham unggulan. Namun, penurunan tersebut masih wajar mengingat penguatannya sudah cukup tinggi beberapa hari terakhir. Indikator fast moving oscillator juga telah membentuk dead cross, sehingga tekanan bisa berlanjut. Investor juga perlu memperhatikan volume perdagangan yang melemah karena dapat menjadi sinyal awal fase bearish. Hari ini, pergerakan IHSG akan berada di kisaran 3.718-3.755. Saham pilihan BBCA dan SGRO.

2. Kresna Securities
Minimnya katalis positif dari regional membuat tekanan jual pada saham di Bursa Efek Indonesia meningkat kemarin. IHSG hari ini diperkirakan masih cenderung berkonsolidasi pada kisaran 3.715-3.780. Saham pilihan INDF dan UNVR.

3. Sinarmas Sekuritas
Sinyal teknikal menunjukan bahwa IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan saham hari ini. Hal tersebut juga tercermin dari indikator bollinger band yang mengindikasikan indeks masih berada di area jenuh beli. Kisaran gerak IHSG berada antara level 3.719–3.757. Saham pilihan ITMG, ADHI, dan BBNI.


Untuk hari ini, Jumat 12 November 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihannya dengan opsi Beli, yakni Adaro Energy (ADRO), Bumi Resources (BUMI), Telekomunikasi Indonesia (TLKM), dan Trada Maritime (TRAM).

BUY: (ADRO, BUMI,TLKM, TRAM)
  • Bila masih terjadi penekanan lebih lanjut akibar koreksi dari level jenuh beli (overbought) pasca pencetakan new high kemarin rekomen akumulasi.
  • Outlook makro ekonomi dan pertumbuhan laba emiten untuk 2011 yang tetap optimistis membuat analis menurunkan valuasi PER IHSG di 3.750 dari 16x ke 14.x sehingga masih ada potensi upside.
  • IHSG close (11-11) 3.744.62 (-12.35/-0.33%) (Val.Rp.3.4T)
  • Support: 3.720-3.675-3.630, Resistance: 3.778-3.850-3.900


Stock picks:

1.    Adaro Energy (ADRO): (BUY) (Target: Rp 2.600) (close 11/11 Rp 2.450)
  • Kenaikan harga batubara selama 1 bulan di atas $100/ton dapat membuat analis menaikan adjustment value cadangan tambang batubara emiten ke atas.
  • Emiten dengan cadangan batubara terbesar (ADRO & BUMI) akan sangat diuntungkan dari revaluasi asset adjustment ini ke harga batubara yang baru untuk Q4 2010.
  • Entry: (1) Rp 2.425, Entry (2) Rp 2.350, Cut loss point: Rp 2.250

2.   Bumi Resources (BUMI) (BUY): (Target: Rp 2.700) (Close 11/11 Rp 2.500)
  • Pasar mulai antisipasi efek dari naiknya proyeksi laba per saham karena pembayaran utang berkurang pasca IPO Bumi Resources Mineral.
  • Proses pengurangan utang lewat penjualan IPO anak perusahaan mirip dengan INDF melepas ICBP (mie instan) sehingga efek positif ke kinerja perusahaan bisa mirip.
  • Entry (1) Rp 2.425, Entry(2) Rp 2.350, Cut loss point: Rp 2.250

3.   Telekomunikasi Indonesia (TLKM) (BUY): (Target: Rp 8.800) (Close 11/11 Rp 8.500)
  • Walaupun masih terimbas masalah tergerusnya laba di Q3 2010, namun secara teknikal up-trend di TLKM memang masih berjalan
  • Rekomen akumulasi dengan target atas di down-trend-line Rp8.800.
  • Entry: (1) Rp 8.400, Entry (2) 8.300, Cut loss point: Rp 8.150

4.   Trada Maritime (TRAM) (BUY) (Target: Rp 710) (close 11/11 Rp 640)
  • Menyambung rekomendasi kemarin, masih tetap rekomen akumulasi leading shipping play dengan struktur keuangan solid (DER 2010 = 0.56x) untuk antisipasi IPO Wintermar Tbk minggu depan.
  • Entry: (1) Rp 630, Entry (2) Rp 610, Cut-loss point: Rp 590

Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Thursday, November 11, 2010

JP Morgan Borong 13 Ribu Lot Saham Perusahaan Gas Negara

Investor lokal melalui broker JP Morgan memborong 13 ribu lot saham Perusahaan Gas Negara. Sedangkan investor asing masuk melalui broker Deutsche Securities sebanyak 6.212 lot dan UBS Securities sebanyak 1.255 lot.

Namun, tekanan jual yang lebih besar dari volume pembelian, membuat harga saham PGAS turun Rp 75 menjadi Rp 4.375. Aksi jual dimotori oleh tiga broker meski dengan volume yang tidak banyak, seperti UOB Kay Hian 3.170 lot, Kim Eng Sekuritas 4.254 lot, dan Macquarie Securities Indonesia 4.370 lot.

1 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 150 13,000 4,361.28 120 2,990 4,354.79 10,010 15,990
2 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 71 6,212 4,390.01 11 1,152 4,352.60 5,060 7,364
3 KK PHILLIP SECURITIES INDONESIA 59 1,499 4,340.16 16 208 4,381.85 1,291 1,707
4 AK UBS SECURITIES INDONESIA 24 1,255 4,400.88 4 41 4,359.15 1,214 1,296
5 DR NUSADANA CAPITAL INDONESIA 7 1,116 4,376.88 6 59 4,389.83 1,057 1,175
62 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 7 1,013 4,420.46 25 3,506 4,370.36 -2,493 4,519
63 ZP KIM ENG SEKURITAS 175 1,423 4,384.26 106 4,254 4,373.50 -2,831 5,677
64 AI UOB KAY HIAN SECURITIES 6 100 4,375.00 50 3,170 4,400.96 -3,070 3,270

Macquarie Borong 282 Ribu Lot Saham Bakrieland Development

Investor asing melalui Macquarie Securities Indonesia memborong 282.248 lot saham Bakrieland Development (ELTY) tanpa menjual sama sekali. Pembelian dilakukan pada harga rata-rata Rp 161,35, yakni Rp 162-160.

Pembelian oleh Macquarie ini terlihat mencolok jika dibandingkan broker lain yang kebanyakan adalah investor lokal dan sifatnya hanya trading, seperti Indo Premier Securities, E-Trading Securities, dan UOB Kay Hian Securities.

Namun aksi beli oleh Macquarie ini mampu diimbangi oleh aksi jual investor asing melalui broker UBS Securities Indonesia dengan volume sebesar 100 ribu lot. Ditambah aksi jual oleh investor lokal melalui broker BNI Securities dan AMCapital Indonesia membuat harga saham ELTY ditutup stagnan di harga Rp 161.
 
1 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 239 282,248 161.35 - - - 282,248 282,248
2 PD INDO PREMIER SECURITIES 215 76,854 161.54 146 25,284 161.86 51,570 102,138
3 YP ETRADING SECURITIES 358 92,626 161.09 292 63,497 161.92 29,129 156,123
4 AI UOB KAY HIAN SECURITIES 50 27,170 161.19 14 6,520 161.00 20,650 33,690
5 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 8 20,000 160.00 - - - 20,000 20,000
93 ML MERRILL LYNCH INDONESIA - - - 90 50,400 160.89 -50,400 50,400
94 FS AMCAPITAL INDONESIA 22 4,420 161.95 97 62,700 160.42 -58,280 67,120
95 NI BNI SECURITIES 69 23,303 162.70 173 96,104 162.26 -72,801 119,407
96 AK UBS SECURITIES INDONESIA 9 4,082 160.63 101 100,000 160.00 -95,918 104,082

Deutsche Securities Borong 108 Ribu Lot Saham Bumi Resources

Investor asing melalui Deutsche Securities Indonesia kembali memborong 108.834 lot saham Bumi Resources (BUMI) di harga rata-rata Rp 2.422. Nilai pembelian ini merupakan yang terbesar sejak Deutsche mengakumulasi saham ini sejak Senin.


Pada Senin dan Selasa, Deutsche memborong 56.204 lot dan 56.474 lot saham BUMI. Pada hari Rabu, Merrill Lynch juga membeli 74 ribu saham BUMI pada jam, menit, dan detik yang sama secara sekaligus, yakni pukul 11:39:33 WIB. (lihat berita sebelumnya: Merrill Lynch Borong 74 Ribu Saham BUMI pukul 11:39:33 WIB).


Akibat pembelian yang masif oleh Deutsche Securities, harga saham BUMI naik Rp 125 menjadi Rp 2.500 dan kemungkinan besar mengarah ke atas Rp 3.000 mengingat BUMI akan meng-IPO-kan anak usahanya, Bumi Resources Mineral, pada awal Desember 2010.

1 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 801 108,834 2,422.05 2 2,102 2,427.43 106,732 110,936
2 MI VICTORIA SEKURITAS 158 20,123 2,474.74 2 250 2,465.00 19,873 20,373
3 HD HORTUS DANAVEST TBK. 275 38,200 2,440.05 75 19,000 2,463.16 19,200 57,200
4 SH ARTHAVEST TBK. 106 16,100 2,438.83 29 1,577 2,433.91 14,523 17,677
5 HP HENAN PUTIHRAI 50 15,812 2,457.04 21 3,112 2,453.74 12,700 18,924
107 CC MANDIRI SEKURITAS 14 820 2,376.68 81 17,163 2,446.91 -16,343 17,983
108 LG TRIMEGAH SECURITIES TBK. 61 2,293 2,391.35 258 25,040 2,437.49 -22,747 27,333
109 YU CIMB-GK SECURITIES INDONESIA 153 14,461 2,467.26 208 38,738 2,468.49 -24,277 53,199
110 OD DANAREKSA SEKURITAS 55 2,517 2,435.98 263 66,112 2,448.92 -63,595 68,629

Riset Indika Energy oleh Indo Premier Securities

Riset Indika Energy (INDY) oleh Indo Premier Securities. Target harga Rp 4.300. Indo Premier memproyeksikan ROE perseroan akan meningkat dari 14% pada 2009 menjadi 27% pada 2010-2012.


Sedangkan rencana divestasi kembali saham Petrosea Indonesia (PTRO) akan dilakukan manajemen Indika pada 2011 sebesar 18,5%. Indo Premier yakin pelepasan kembali saham PTRO akan sangat diminati (fully subcribed) setelah PTRO memecah sahamnya dengan rasio 1:10.
 
Riset Indika Energy Oleh Indo Premier Securities                                                                                                                                   

Riset Semen Gresik oleh AAA Sekuritas

Riset Semen Gresik oleh AAA Sekuritas. Broker ini tengah mengkaji kembali harga wajar Semen Gresik setelah target harga sebelumnya sebesar Rp 10 ribu berhasil ditembus. Kapasitas produksi Semen Gresik tahun ini 19,5 juta ton semen dan tahun depan 20,5 juta. AAA Sekuritas melihat pertumbuhan produksi Semen Gresik masih bisa naik lagi menjadi 24 juta ton semen pada 2012.

Saat ini manajemen Semen Gresik tengah mengkaji beberapa pabrik semen baik di dalam maupun luar negeri.

Riset Semen Gresik Oleh AAA Sekuritas                                                                                                                                   

Bakrieland in talks for Disney theme park in Indonesia-source

Indonesian developer Bakrieland (ELTY.JK) is in talks with Walt Disney Company (DIS.N) to build a theme park in the country's main Java island, a source with knowledge of the matter told Reuters on Thursday.

Bakrieland expects to sign a deal for the $1 billion theme park in Sukabumi next year, said the source, who declined to be identified because the talks were not public. Bakrieland owns land in Sukabumi.

A Bakrieland spokesman declined to comment. Source: Reuters

Titan International Tawar Tender Saham FPNI

Titan Chemicals Corp Bhd melakukan penawaran tender 9,6% saham PT Titan Kimia Nusantara Tbk (FPNI). Tender ini diajukan Titan Chemicals menyusul akuisisi Honam Petrochemical Corporation atas 72,32% saham Titan Chemicals.

Harga yang ditawarkan sama dengan harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian saham FPNI di Bursa Efek Indonesia pada setiap hari perdagangan selama jangka waktu 90 hari sebelum pengumuman rencana penawaran tender. Selaku pihak yang mengajukan penawaran tender, Titan Chemicals memiliki 90,4% dari saham FPNI.

Berdasarkan data yahoofinance, selama 90 hari terakhir, harga saham tertinggi FPNI adalah Rp 144.

Masa penawan tender berlangsung 5 hari, dari 3-10 Desember 2010.Pembayaran pada atau sebelum tanggal 22 Desember 2010.

Rekomendasi HD Capital, 11 November 2010

Rekomendasi HD Capital untuk hari ini, Kamis 11 November 2011, dengan mengajukan satu saham pilihannya yakni PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) untuk dijual. Sedangkan Krakatau Steel (KRAS), Harum Energy (HRUM), dan Indofood Sukses Makmur (INDF) direkomendasikan beli.
SELL: (PTBA), BUY: (KRAS, HRUM, INDF)
  • Bila masih terjadi kenaikan di IHSG rekomen take profit di beberapa emitten yang sudah naik cukup tinggi untuk switching portofolio ke saham laggard yang belum mengikuti siklus naik market.
  • IHSG close (11-11) 3.756.967 (+19.483/+0.52%) (Val.Rp.5.8T)
  • Support: 3.720-3.680-3.585, Resistance: 3.775-3.850
 
Stock picks:
 
1.    PT. Bukit Asam (PTBA): (SELL) (Koreksi: Rp 20.150) (close 10/11 Rp 21.850)
  • Keadaan yang jenuh beli & valuasi yang mulai mahal pasca pencetakan new high kemarin di atas Rp 21.000 bisa mengundang pelaku pasar untuk melakukan profit taking hingga membuat PTBA terkoreksi kembali.
  • Exit: (1) Rp 22.000, Exit (2) Rp 22.700, Reverse posisi: Rp 23.500
 
2.   Krakatau Steel (KRAS) (BUY): (Target: Rp 1.450) (Close 10/11 Rp 1.270)
  • Pasca IPO kemarin, pasar mulai antisipasi bahwa utang perseroan yang cukup besar bisa di restrukturisasi seperti kasus Garuda Indonesia, sehingga proyeksi profitabilitas akan meningkat.
  • Optimisme harga baja yang naik 10-15% tahun depan juga menjadi katalis.
  • Kontroversi antara DPR dan pemerintah mengenai harga jual saham yang dianggap terlalu murah tidak bepengaruh besar untuk pergerakan harga KRAS.
  • Bila ada koreksi minor rekomen akumulasi.
  • Entry (1) Rp 1.190, Exit (2) Rp 1.150, Cut loss point: Rp 1.100
 
3.   Harum Energy (HRUM)(BUY): (Target: Rp 7.900) (Close 10/11 Rp 7.200)
  • Bila ada koreksi dari keadaan jenuh beli dan pencapaian measured move target Rp 7.250, yang diambil dari breakout trading range antara Rp 5.200-6.100 (Sept-Oct) rekomen akumulasi karena harga batubara New Castle yang di atas $100/ton selama sebulan dapat membuat re-adjustement asset tambang batubara emiten untuk 2011F.
  • Entry: (1) Rp 6.950, Entry (2) 6.750, Cut loss point: Rp 6.350
 
4.   Indofood Sukses Makmur(INDF) (BUY) (Target: Rp 5.400) (close 10/11 Rp 5.200)
  • Emiten consumer big cap laggard ini harus dicermati karena kenaikan dari harga gandum (bahan baku mie) tidak memberikan efek negatif ke tergerusnya laba Q3 2010 seperti ditakutkan sebelumnya.
  • Kelihataan dalam perjalanan untuk IHSG mencetak new high baru emiten ini akan menjadi salah satu driver.
  • Entry: (1) Rp 5.150, Entry (2) Rp 4.950, Cut-loss point: Rp 4.850
 
 
 
Dibuat oleh: 
Yuganur Wijanarko
Senior Research. (Yuganur@hdx.co.id)

Inflows prompt Indonesia to suspend 3-mth SBI sales

* Central bank aiming to lengthen maturity profile
* Move might only manage inflows temporarily - analyst
* Authorities wary of volatility fueling inflation
* Emerging economies stepping up measures to control inflows

Indonesia's central bank said on Wednesday it would suspend regular auctions of its three-month SBI debt, a move aimed at pushing capital inflows towards longer-dated investments.

The bank also dropped its one-month sharia SBI, replacing it with a six-month tenor.

Indonesia, which largely escaped the global economic crisis on the back of strong domestic consumption, has been an investor darling in 2010 and authorities are trying to smooth volatility in short-term instruments that could threaten financial stability.

Bank spokesman Difi A. Johansyah told Reuters that Bank Indonesia will offer one- and two-month term deposits as replacements, saying further three-month SBIs would only be issued depending on conditions and expectations.

"This is to drive excess liquidity to longer tenors," he said. Term deposits, which must be held at the central bank until maturity, are not tradeable, making them less volatile than SBIs.
Johansyah said the central bank would only issue six-month and nine-month SBIs on Wednesday, adding Bank Indonesia had not decided when it would start selling a planned 12-month SBI.

Ultra-loose monetary policies in the West have driven a flood of money towards emerging markets such as Indonesia, where government bond yields ID1YT=RR have hit record lows, the currency IDR= is at three-year highs and the stock market .JKSE is leaping into unchartered territory.

Bank Indonesia in June introduced a minimum holding period of 28 days for the purchase of its SBIs to manage outflows from Sooutheast Asia's largest economy and since then investors have switched to longer-dated SBIs.

But Wednesday's move was likely only a temporary solution, said Bank Danamon economist Helmi Arman.
"Foreign investors can buy shorter-dated SBIs at the secondary market," he said.

The move would also make it difficult for local banks to manage liquidity because they prefer to put money in short-term debt while the demand for loans was rising, he added.

Banks may, however, put money in another short-tenor BI instrument, the non-tradeable Fasbi, which has a seven-day maturity, said Arman.
Indonesia's central bank said last month it was studying options to extend the minimum holding period of SBIs to three months from the current one month in an effort to deal with capital inflows.  

Countries from Brazil to Thailand have imposed measures to protect their economies from a tide of capital flooding their markets in search of higher returns.

Analysts say Bank Indonesia is concerned large capital flows could be suddenly reversed and wants to stem speculative flows.
"It's better for the central bank to limit foreign investors buying SBIs," said Purbaya Yudhi Sadewa, an economist at Danareksa Research Institute.Source: Reuters

Adaro Energy sees 2011 capex at $464 million

Adaro Energy (ADRO), Indonesia's largest coal miner by market value, said on Wednesday that 2011 capital expenditure is expected to be $464 million. 

Company also expects 2011 coal production to reach 46 - 48 million tonnes. Adaro produced 32.36 million tonnes of coal in the first nine months of 2010. Source: Reuters

Telkom revises down 2010 revenue growth to 4-6 pct

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM.JK), Indonesia's biggest telecommunication firm, on Wednesday revised down its 2010 revenue growth to 4-6 percent, from earlier forecasts of 5-10 percent growth.

"Revenue growth is shrinking because of declining revenue from cellular growth....the market is maturing now," said Sudiro Asno, Telkom's finance director, at a conference.

Revenue rose 4 percent in the first nine months of the year. Telkom is expected to post a full-year 2010 net profit of 12.2 trillion rupiah, according to the consensus of 15 analysts polled by Thomson Reuters I/B/E/S.Source: Reuters

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 11 November 2010


Untuk perdagangan Kamis, 11 November 2010, tiga sekuritas ternama memberikan ulasan mengenai arah bursa dan saham-saham pilihan yang patut dicermatin sepanjang perdagangan. Berikut ulasan detailnya.

1. Kresna Securities
IHSG kembali berhasil mencetak rekor tertinggi baru 3.756 pada Rabu (10/11), meskipun tekanan jual terjadi pada beberapa saham unggulan. Indeks hari ini diperkirakan masih mencoba cetak rekor baru dan bergerak pada kisaran 3.725-3.780. Saham pilihan INCO dan UNVR.

2. Trimegah Securities
Meskipun kembali berhasil mencetak level tertinggi baru, rally IHSG mulai tertahan kemarin. Indeks berpotensi mulai terkoreksi karena kecenderungan indikator stochastic untuk dead cross dan bollinger band telah overshoot. Namun adanya pola rising wedge yang sudah terkonfirmasi juga membuka peluang penguatan dalam jangka pendek. Hari ini, IHSG akan bergerak pada kisaran 3.739-3.767. Saham pilihan BBNI, TLKM, dan UNVR.

3. Sinarmas Sekuritas
IHSG untuk kelima kalinya berturut-turut mengalami kenaikan dan mencatatkan level tertinggi terbaru hingga Rabu lalu. Dengan kenaikan indeks sudah cukup tinggi perlu waspadai aksi ambil untung pemodal hari ini. Apalagi, indikator bollinger band menunjukan posisi IHSG sudah overbought. Indeks akan bergerak antara 3.702-3.783. Saham pilihan UNSP, BBCA, dan TLKM.