rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Monday, October 25, 2010

CLSA Indonesia Borong Saham Aneka Tambang

Investor lokal CLSA Indonesia memborong 39.027 lot saham Aneka Tambang sepanjang perdagangan hari ini. Motif pembelian dilakukan karena hasil riset CLSA yang menyatakan target harga ANTM bisa mencapai Rp 2.900 dengan rating saat ini "outperform". (Lihat CLSA: Target Price Aneka Tambang IDR 2,900).


Investor lokal pada tiga broker yakni Nusadana Capital Indonesia, Henan Putihrai, dan Buana Capital, juga tampak memburu saham ANTM, meski dengan volume tidak sebanyak CLSA. Sedangkan investor asing hanya membeli 1.701 lot melalui UBS Securities Indonesia dan 1.453 lot melalui Credit Suisse Securities Indonesia.


Aksi borong oleh CLSA Indonesia ini berhasil mendorong harga saham ANTM naik Rp 75 menjadi Rp 2.650, setelah pada akhir pekan lalu juga naik 3%.
 
1 KZ CLSA INDONESIA 574 39,027 2,633.17 - - - 39,027 39,027
2 DR NUSADANA CAPITAL INDONESIA 347 20,413 2,649.52 122 5,433 2,609.65 14,980 25,846
3 HP HENAN PUTIHRAI 86 4,200 2,632.74 23 851 2,621.80 3,349 5,051
4 RF BUANA CAPITAL 24 2,500 2,620.00 4 560 2,650.00 1,940 3,060
5 AK UBS SECURITIES INDONESIA 41 1,701 2,630.88 - - - 1,701 1,701
6 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 75 1,453 2,627.62 6 49 2,605.61 1,404 1,502
101 PG PANCA GLOBAL SECURITIES TBK. - - - 55 5,069 2,575.25 -5,069 5,069
102 NI BNI SECURITIES 90 1,723 2,612.75 170 7,214 2,641.32 -5,491 8,937
103 CP VALBURY ASIA SECURITIES 38 760 2,609.18 116 6,889 2,637.44 -6,129 7,649
104 LG TRIMEGAH SECURITIES TBK. 67 2,067 2,634.59 169 10,942 2,632.13 -8,875 13,009

Direktur Pelat Timah Nusantara Jual 548 Ribu Saham

Salah seorang direktur Pelat Timah Nusantara, Suprapto, menjual kepemilikan sahamnya sebanyak 548 ribu selama 22-28 Oktober 2010. Transaksi penjualan tersebut dilakukan pada harga Rp 435/saham.

Demikian keterbukaan informasi manajemen NIKL kepada Bursa Efek Indonesia. Setelah menjual 548 ribu saham, Suprapto masih memiliki 266.500 saham NIKL atau setara dengan 0,0105%.

Riset Lippo Karawaci oleh CLSA

Riset Lippo Karawaci oleh CLSA. Target harga Rp 850 untuk 12 bulan ke depan. Menurut CLSA, harga saham LPKR saat ini diperdagangkan terdiskon 53% dari net asset value (NAV) dan 49% dari nilai fair CLSA. Rencana rights issue senilai Rp 2,25 triliun akan membuat harga saham LPKR terdiskon 53% dari NAV yang diproyeksikan CLSA sebesar Rp 1.202/saham.

Riset Lippo Karawaci Oleh CLSA                                                                                                                                   

Riset Mayora Indah oleh CLSA

Riset Mayora Indah oleh CLSA. Target harga Rp 18.000 dari sebelumnya Rp 11.150/saham. Pertumbuhan earning per share (EPS) selama 2010-2014 akan tumbuh 25% dengan ROE sebesar 25% juga. Apalagi manajemen Mayora memperbesar belanja modal (capex) 50% untuk tahun ini dan tahun depan dari US$ 40-50 juta menjadi US$ 60 juta. Kapasitas pabrik saat ini baru terpakai 80% dan akan ditambah kapasitasnya sebesar 40% pada akhir tahun, sehingga pendapatan akan melonjak dua kali lipat pada 2014.

Riset Mayora Indah Oleh CLSA                                                                                                                                   

Rekomendasi HD Capital, 25 Oktober 2010

Untuk hari ini, Senin 25 Oktober 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihan untuk Anda cermatin.

BUY: (ASII, BBKP, BRAU, INDF)
  • Sentimen positif untuk antisipasi keluarnya laporan keuangan emiten consumer dan perbankan dapat mendorong IHSG untuk mengetes all time high di 3.643.
  • IHSG close (22-10) 3.590.214 (+2.122/+0.31%) (Val.Rp.4.0T) 
  • Support: 3.550-3.520-3.495, Resistance: 3.640-3.660-3.700
 
Stock picks:

1.    Astra Internatonal (ASII): (BUY) (Target: Rp 59.500) (close 22/10 Rp 56.200)
  • Sentimen negatif dari prediksi analis bahwa pajak progresif mobil akan menurunkan penjualan ASII di 2011 hingga 20% kelihatannya berlebihan.
  • Secara teknikal terjadi akumulasi di lower end formasi triangle (Rp 56.000) oleh pelaku pasar untuk antisipasi laporan keuangan dan data penjualan mobil Oktober yang diperkirakan lebih tinggi dari bulan sebelumnya (September)
  • Entry: (1) Rp 56.200, Entry (2) Rp 55.200, Cut loss point: Rp 54.250
2.   Bank Bukopin (BBKP) (BUY): (Target: Rp 760) (Close 22/10 Rp 720)
  • Kelihatannya pelaku pasar mulai melirik kembali saham emiten perbankan mikro segmen dengan valuasi PER/PBV termurah untuk antisipasi laporan keuangan Q3 2010F di mana akan terlihat adjustment value asset yang dapat menaikkan nilai jual perseroan.
  • Entry (1) Rp 720, Entry(2) Rp 700, Cut loss point: Rp 690
 
3.   Berau Coal Energy (BRAU) (BUY): (Target: Rp 490) (Close 22/10 Rp 465)
  • Pattern "higher low" atau bisa disebut pembentukan up-trend sedang berlangsung , rekomen akumulasi untuk skenario mengetes daerah high all time high semasa IPO dulu.
  • Pasar mulai antipasi keluarnya laporan keuangan 2010 yang dijadwalkan akhir bulan ini.
  • Entry: (1) Rp 465, Entry (2) 455, Cut loss point: Rp 445
 
4.   Indofood Sukses Makmur (INDF) (BUY) (Target: Rp 5.250) (close 22/10 Rp 4.925)
  • Pattern flag atau konsolidasi di INDF terbetuk oleh pelaku pasar yang antisipasi keluarnya laporan keuangan Q3 2010.
  • Sentimen negatif dari kasus mie instan serta harga gandum yang ditakutkan menurunkan margin keuntungan karena cost sudah mulai mereda dan tercermin dalam koreksi sebelumnya.
  • Entry: (1) Rp 4.900, Entry (2) Rp 4.800, Cut-loss point: Rp 4.750
 
Dibuat oleh: 
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 25 Oktober 2010

Berikut rekomendasi dari tiga sekuritas untuk hari ini, termasuk saham-saham yang patut dicermatin para investor.
 
1. Sinarmas Sekuritas
Hasil pertemuan G20 pada Jumat dan Sabtu pekan lalu di Korea Selatan, menjadi katalis bagi indeks global dan IHSG hari ini. Pasalnya, sikap dari negara G20 untuk menghindari pembahasan tentang perang mata uang bisa mengangkat sentimen bagi indeks bursa utama dunia. Perkiraan kisaran gerak IHSG antara 3.565–3.628. Saham pilihan : BMRI, PTBA, BUMI.

2. Trimegah Securities:

IHSG berhasil melanjutkan penguatannya meskipun sempat mengalami tekanan menjelang penutupan. Dengan kembali gagal bertahan di atas level psikologisnya di 3.600, maka level tersebut akan menjadi kunci bagi pergerakan IHSG ke depannya. Jika berhasil ditutup di atasnya dan mampu bertahan, maka peluang bagi IHSG untuk kembali mencetak nilai tertingginya akan terbuka, setidaknya dalam jangka pendek. Sementara untuk hari ini, IHSG akan berada pada kisaran 3.573-3.616, dengan saham pilihan ANTM, BBCA dan HEXA.

3. E-Trading Securities

IHSG Jumat pekan lalu ditutup menguat 9 poin (0,27%) dan dibawah 3600, dan asing melakukan net sell sebesar Rp8 miliar di pasar regular dan yang menjadi penggerak utama pada hari jumat sebagian besar merupakan saham tambang batubara dan saham second liner, IHSG pada hari ini akan bergerak di kisaran 3.533-3.641 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain ADRO, HRUM,ANTM dan BDMN.

Sunday, October 24, 2010

Riset Krakatau Steel oleh Valbury Asia Securities

Riset soal IPO Krakatau Steel oleh Valbury Asia Securities.

Riset Krakatau Stell oleh Valbury Securities                                                                                                                                   

Riset Mitra Adiperkasa oleh UOB Kay Hian

Riset Mitra Adiperkasa oleh UOB Kay Hian. Target harga Rp 3.025 dari target sebelumnya Rp 1.920/saham. UOB Kay Hian melihat kinerja perseroan pada kuartal III-2010 tumbuh 17% year on year. Manajemen mengindikasikan penjualan bruto khusus September naik 16% dari bulan yang sama tahun lalu. Sedangkan penjualan selama sembilan bulan 2010 mencapai Rp 4,55 miliar (naik 13% dari tahun lalu).

Riset Mitra Adiperkasa oleh UOB Kay Hian                                                                                                                                   

Saturday, October 23, 2010

Riset Jasa Marga oleh Sucorinvest

Riset Jasa Marga oleh Sucorinvest. Target harga Rp 4.175/saham. Sucorinvest menilai saham JSMR layak dibeli karena profitabilitas yang tinggi dan dividen yield yang menarik.

Riset Jasa Marga Oleh Sucorinvest                                                                                                                                   

Riset Bank Negara Indonesia oleh Indo Premier Sekuritas

Riset Bank Negara Indonesia oleh Indo Premier Sekuritas. Target harga Rp 4.600/saham. Harga penawaran rights issue, menurut Indo Premier, akan ditawarkan di atas Rp 3.000.

Riset Bank Negara Indonesia Oleh Indo Premier                                                                                                                                   

Memo Kim Eng Sekuritas

Memo Kim Eng Sekuritas. Meski laba bersih Indosat per September 2010 turun 63% dari tahun llalu menjadi Rp 530,9 miliar, Kim Eng tetap merekomendasikan Hold. Sedangkan rencana penerbitan obligasi subdebt oleh BRI senilai Rp 3 triliun tahun depan membuat Kim Eng akan menyesuaikan perhitungan valuasi terhadap perseroan seiring ekspansi kredit yang lebih tinggi berkat modal yang bertambah. Target harga tetap Rp 11.250/saham.

Sedangkan target harga untuk Bakrie Sumatera Plantation (UNSP) adalah Rp 330 dengan rekomendasi SELL. Sedangkan laporan keuangan Bank Tabungan Negara (BTN) akan keluar pada  Senin, 25 Oktober 2010.

Memo Kim Eng                                                                                                                                   

Friday, October 22, 2010

CLSA: Target Price Aneka Tambang IDR 2,900

Indonesia's second biggest nickel producer, Aneka Tambang (ANTM), rose 3 percent to 2,575 rupiah. CLSA Asia Pacific Markets initiated coverage on the stock with an "outperform" rating and a share price estimate of 2,900 rupiah.

UBS Securities Borong 98 Ribu Lot Saham Adaro Energy

Meski salah satu pendiri Adaro Energy, yakni TP Rachmat, menjual kepemilikan sahamnya sebanyak 17 juta, hal itu tidak menyurutkan keyakinan investor asing terhadap membaiknya kinerja ADRO. Bahkan, hari ini, investor asing melalui UBS Securities Indonesia memborong 98.310 lot saham ADRO di harga rata-rata Rp 2.192.


Investor asing melalui Credit Suisse Securities Indonesia juga memborong 34.920 lot. Sedangkan investor lokal masuk melalui CLSA Indonesia yang membeli 30 ribu lot dan Hortus Danavest sebanyak 12.400 lot.

Aksi jual terlihat dilakukan oleh sebagian dari nasabah CIMB-GK Securities Indonesia, yang hari ini melepas 81.992 lot saham ADRO. Meski mendapat tekanan dari CIMB, harga saham ADRO masih mampu naik Rp 125 atau 5,88% menjadi Rp 2.250.
 
1 AK UBS SECURITIES INDONESIA 754 98,310 2,192.40 9 560 2,235.71 97,750 98,870
2 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 212 34,920 2,206.83 8 1,326 2,184.01 33,594 36,246
3 KZ CLSA INDONESIA 327 30,000 2,207.67 - - - 30,000 30,000
4 HD HORTUS DANAVEST TBK. 26 12,400 2,233.87 2 4,000 2,250.00 8,400 16,400
5 IF SAMUEL SEKURITAS INDONESIA 36 9,000 2,238.89 11 2,810 2,223.11 6,190 11,810
99 NI BNI SECURITIES 19 347 2,210.73 173 10,876 2,208.47 -10,529 11,223
100 II DANATAMA MAKMUR - - - 8 13,419 2,221.78 -13,419 13,419
101 CD MEGA CAPITAL INDONESIA 5 2,125 2,190.00 48 15,650 2,178.42 -13,525 17,775
102 YU CIMB-GK SECURITIES INDONESIA 119 14,549 2,250.95 208 81,992 2,209.95 -67,443 96,541

Lihat berita juga:
TP Rachmat Jual 17 Juta Saham Adaro Energy

ABN AMRO Terus Borong Saham ROTI

Investor asing melalui ABN AMRO Asia Securities Indonesia terus memborong saham Nippon Indosari Corpindo (ROTI). Khusus hari ini saja, ABN AMRO memborong 1.651 lot di harga rata-rata Rp 2.819.

UBS Securities juga membeli 270 lot di harga Rp 2.815. Broker ini tercatat terus mengoleksi saham ROTI dari harga Rp 2.700. Pembelian ini membuat harga saham ROTI naik Rp 25 menjadi Rp 2.850, setelah pada menit-menit terakhir Millenium Atlantic Securities membeli 321 lot di harga Rp 2.850.

1 HG ABN AMRO ASIA SECURITIES INDONESIA 80 1,651 2,819.23 - - - 1,651 1,651
2 RG MILLENNIUM ATLANTIC SECURITIES 10 321 2,850.00 - - - 321 321
3 AK UBS SECURITIES INDONESIA 12 270 2,815.74 - - - 270 270
4 SM MILLENIUM DANATAMA SEKURITAS 2 200 2,850.00 - - - 200 200
5 KI CIPTADANA SECURITIES 5 70 2,800.00 - - - 70 70
31 PD INDO PREMIER SECURITIES 6 28 2,811.61 23 355 2,810.77 -327 383
32 GR PANIN SEKURITAS TBK. 1 1 2,800.00 15 643 2,837.60 -642 644
33 BW BNP PARIBAS PEREGRINE - - - 38 1,000 2,820.00 -1,000 1,000

UBS Securities Borong 12 Ribu Lot Saham Jasa Marga

Setelah kemarin Merrill Lynch memborong saham Jasa Marga, kini giliran UBS Securities yang menjadi pemborong terbanyak JSMR pada hari ini. Broker tersebut memborong 12.460 lot saham JSMR. Merrill Lynch juga masih membeli sebanyak 9.328 lot di harga rata-rata Rp 3.728, lebih banyak dari pembelian kemarin.

Aksi borong investor asing melalui UBS Securities, Merrill Lynch, dan JP Morgan yang juga membeli 1.524 lot, membuat harga saham JSMR melonjak Rp 175 atau 4,9% menjadi Rp 3.750, sekaligus mencetak rekor tertinggi.

Investor asing memborong saham JSMR karena yakin kinerja kuartal III-2010 perseroan sangat bagus. Apalagi pada semester I-2010, laba bersih perseroan berhasil tumbuh 60% lebih. Kenaikan laba bersih pada kuartal III-2010 ini dipastikan lebih tinggi lagi, karena arus volume kendaraan yang melewati jalan tol semakin banyak karena ada even mudik dan kenaikan tarif toll yang berlaku pada Juli 2010.
 
1 AK UBS SECURITIES INDONESIA 179 12,460 3,707.51 1 460 3,548.00 12,000 12,920
2 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 155 9,328 3,728.59 - - - 9,328 9,328
3 RG MILLENNIUM ATLANTIC SECURITIES 88 5,002 3,728.86 41 3,002 3,716.67 2,000 8,004
4 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 33 1,524 3,681.02 - - - 1,524 1,524
5 CP VALBURY ASIA SECURITIES 29 1,370 3,709.89 9 250 3,715.50 1,120 1,620
71 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 12 400 3,728.13 14 2,360 3,750.00 -1,960 2,760
72 OD DANAREKSA SEKURITAS 94 4,240 3,710.16 114 7,347 3,729.21 -3,107 11,587
73 AI UOB KAY HIAN SECURITIES 3 50 3,675.00 22 3,303 3,724.17 -3,253 3,353
74 BZ BATAVIA PROSPERINDO SEKURITAS - - - 49 3,345 3,702.56 -3,345 3,345

Lihat berita juga:

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 22 Oktober 2010

Berikut rekomendasi dari empat sekuritas ternama untuk perdagangan akhir pekan ini, Jumat 22 Oktober 2010, termasuk saham-saham pilihan yang patut dicermati para investor.

1. E-Trading Securities
Pada perdagangan Kamis, IHSG ditutup menguat 9 poin (0,25%) dan berhenti di level resistance 3.588 jangka pendek, asing melakukan net buying sebesar Rp 209 miliar di pasar regular dengan sektor yg dimasuki antara lain plantation, coal mining, dan banking. Pada hari ini IHSG diprediksi bergerak di kisaran 3.588–3.661, dengan saham yang dapat diperhatikan antara lain BTEK, MYRX, NIKL, BBNI, BMRI, dan BBRI.

2. Trimegah Securities
Ditutup di teritori positif, pergerakan IHSG masih memiliki volatilitas yang cukup tinggi.  Meskipun sempat menguji resisten di 3.610, IHSG kembali gagal bertahan di atas 3.600 sebagai level psikologisnya. Indek hari akan bergerak pada kisaran 3.562–3605, dengan saham pilihan LSIP dan TINS.

3. Erdikha Sekuritas
IHSG ditutup menguat 9.06 poin menjadi 3.588,01 (0,25%). Penguatan saham-saham sektor pertambangan dan perdagangan menjadi penopang penguatan indeks. Pergerakan indeks masih dalam masa konsolidasi, sehingga kemungkinan pergerakannya masih akan tipis ataupun mixed. Indeks bergerak pada kisaran 3.560-3.620. Saham rekomendasi kami adalah TINS, KIJA, dan BISI.

4. Sinarmas Sekuritas
Aksi beli yang dilakukan pemodal asing kemarin menjaga indeks tetap dalam zona hijau. Dalam transaksi kemarin, pemodal asing mencatatkan posisi net buy sebesar Rp209 miliar. Untuk hari ini, indeks berpotensi melemah karena aksi ambil untung yang dilakukan pemodal. Rentang gerak indeks dalam kisaran 3546–3603. Cermati saham : BBNI, TINS, BMRI.

Riset Indocement oleh NISP Sekuritas

NISP Sekuritas menaikkan target harga Indocement, produsen semen kedua terbesar, menjadi Rp 20.100/saham. Sedangkan target harga Semen Gresik yakni Rp 9.800 sedang direview. Demikian juga dengan Holcim Indonesia (SMCB) sebesar Rp 2.400 sedang direview jga.

Riset Indocement Oleh NISP Sekuritas                                                                                                                                   

Riset Pelat Timah Nusantara oleh Indo Premier

Riset Pelat Timah Nusantara (NIKL) oleh Indo Premier Sekuritas. Target harga Rp 447 atau ada potensi kenaikan 17,6%. Naiknya harga bahan baku, yakni timah, menurut Indo Premier, akan memangkas perolehan laba bersih perseroan.

Riset Pelat Timah Nusantara Oleh Indo Premier                                                                                                                                   

Riset Bank Negara Indonesia oleh Sucorinvest

Riset Bank Negara Indonesia oleh Sucorinvest. Rekomendasi BUY dengan target harga Rp dinaikkan menjadi 5.150 dalam 12 bulan ke depan atau ada potensi kenaikan 32% dari harga penutupan Rp 3.900/saham.

Riset BNI Oleh Sucorinvest                                                                                                                                   

Riset Bank Negara Indonesia oleh Kim Eng Sekuritas

Riset Bank Negara Indonesia oleh Kim Eng Sekuritas. Kim Eng menilai pertumbuhan kredit BNI melambat dan terjadi penurunan kualitas aset, yang menjadi perhatian Kim Eng. Pada kuartal III-2010. NPL naik 7 basis poin secara kuartalan menjadi 4,37% dengan tambahan hapus buku (write off) Rp 1,48 triliun menjadi Rp 3,97 triliun.

Kim Eng memperkirakan rasio rights issue adalah 5:1. Rekomendasi HOLD dengan target harga Rp 3.600/saham.

Riset BNI Oleh Kim Eng Sekuritas                                                                                                                                   

Memo Kim Eng Sekuritas

Memo Kim Eng Sekuritas. Mengulas soal CP Prima (CPRO) dan Intraco Penta (INTA).

Memo Kim Eng Sekuritas                                                                                                                                   

Rekomendasi HD Capital, 22 Oktober 2010

Untuk perdagangan akhir pekan ini, Jumat 22 Oktober 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihan, yakni Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), Gudang Garam (GGRM), dan Indika Energy (INDY) untuk dibeli.
BUY: (BMRI, BBCA, GGRM, INDY)
  • Optimisme pasar terhadap laporan keuangan emiten, data inflasi yang lebih rendah dari bulan lalu, GDP, serta surplus impor dapat menahan IHSG di atas 3.600.
  • Emiten perbankan akan mendorong kenaikan IHSG menuju daerah all time high di atas 3.643.
  • IHSG close (21-10) 3.572.980 (+10.699/+0.31%) (Val.Rp.3.0T) 
  • Support: 3.550-3.520-3.495, Resistance: 3.640-3.660-3.700
 
Stock picks:
 
1.    Bank Mandiri (BMRI): (BUY) (Target: Rp 7.100) (close 21/10 Rp 6.750)
  • Optimisme mengenai keluarnya laporan keuangan Q3 2010 & kinerja profitabilitas dapat memicu akumulasi oleh pelaku pasar untuk drive technical rebound kembali di atas Rp 7.000.
  • Stabilnya rupiah juga membuat valuasi emiten perbankan ini menarik karena yield obligasi RI yang digunakan sebagai komponen dasar risk free rate dalam Gordon growth model turun sehingga para analis menaikan target fundamental.
  • Entry: (1) Rp 6.750, Entry (2) Rp 6.500, Cut loss point: Rp 6.350
 
2.   Bank BCA (BBCA) (BUY): (Target: Rp 7.050) (Close 21/10 Rp 6.750)
  • Walaupun valuasi PER/PBV 2010 BBCA bisa dibilang tidaklah murah, namun mempunyai rasio margin profitabiltas (NPM) tertinggi di sektornya versus bank lain berkapitalisasi besar sepertui BMRI, BDMN, BBRI & BBNI.
  • Entry (1) Rp 6.750, Entry(2) Rp 6.550, Cut loss point: Rp 6.450
 
3.   Gudang Garam (GGRM) (BUY): (Target: Rp 51.500) (Close 21/10 Rp 48.850)
  • Technical rebound dari koreksi pasca pencetakan new high masih akan berlangsung di emiten consumer cigarette ini.
  • Para analis masih optimistis akan potensi kenaikan harga rokok tahun ini (diperkirakan demand tidak akan berpengaruh karena inelastic) yang dapat meningkatkan proyeksi laba hingga 11% untuk 2011F.
  • Entry: (1) Rp 47.500, Entry (2) 46.300, Cut loss point: Rp 45.000
 
4.   Indika Energy (INDY) (BUY) (Target: Rp 3.600) (close 21/10 Rp 3.350)
  • Secara teknikal emiten batubara small cap ini masih dalam tren sehat dan akan menguji resistance band atas di Rp 3.450 dalam proses mencoba breakout untuk mencetak new high baru.
  • Valuasi masih lebih murah dari BUMI sehingga masih ada potensi untuk adjustment
  • Entry: (1) Rp 3.325, Entry (2) Rp 3.250, Cut-loss point: Rp 3.100
 
Dibuat oleh:  
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)