rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Friday, November 19, 2010

Riset Bakrie Telecom oleh Indo Premier Sekuritas

Riset Bakrie Telecom oleh Indo Premier Sekuritas. Broker ini mengapresiasi kinerja BTEL kuartal III-2010 yang mampu mencetak pertumbuhan. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan DCF, Indo Premier memproyeksikan target harga BTEL Rp 281/saham.
 
Riset Bakrie Telecom Oleh Indo Premier Sekuritas                                                                                                                                   

Riset Harum Energy oleh Ciptadana Sekuritas

Riset Harum Energy oleh Ciptadana Sekuritas. Target harga Rp 9.300/saham dengan rekomendasi beli dari harga saat ini Rp 6.850. Laba bersih pada kuartal III-2010 mencapai Rp 569 miliar, hampir empat kali lipat dari posisi kuartal I-2010 sebesar Rp 134 miliar.


Namun secara year on year, pertumbuhan laba September 2009-September 2010 sebesar 0,2% karena penguatan rupiah terhadap dolar AS yang ekstrim. Jika dilihat dalam mata uang dolar AS, perolehan laba bersih perseroan sebetulnya naik 17%.


Ke depannya, jika rupiah stabil, pertumbuhan laba bersih HRUM pada 2011 diproyeksikan melonjak 104%.
 
Riset Harum Energy Oleh Ciptadana Sekuritas                                                                                                                                   
Riset Bank Danamon oleh Ciptadana Sekuritas. Target harga Rp 6.000/saham. Berdasarkan perhitungan Ciptadana, harga wajar Bank Danamon adalah Rp 6.000/saham dengan ROE 22%.
 
Riset Bank Danamon Oleh Ciptadana Sekuritas                                                                                                                                   

Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 19 November 2010

Untuk Jumat, 19 November 2010, enam sekuritas ternama memberikan ulasan mengenai pergerakan bursa yang akan terjadi, termasuk saham-saham pilihan yang patut dicermatin. Berikut ulasan detailnya.

1. Trimegah Securities
IHSG berhasil ditutup menguat 0,1% pada Kamis (18/11), meskipun memiliki pergerakan mixed to negative dan kembali gagal penetrasi level 238,2% fibonacci projection sebagai resistance kuatnya. Namun dengan posisi asing yang mulai net buy, IHSG akan berpeluang breakout ke resistance tersebut. Hal ini juga didukung oleh indikator stochastic yang berpotensi membentuk golden cross di dekat area oversold-nya. IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran 3.652-3.690. Saham pilihan BDMN, INDY, dan JSMR.

2. Kresna Securities
IHSG diperkirakan masih cenderung sideways, mengingat sentimen global yang masih cenderung negatif. Hari ini, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.635-3.720. Saham pilihan PGAS dan TINS.

3. Sucorinvest Central Gani
IHSG kemarin berfluktuasi karena sempat minus 33 poin dan akhirnya ditutup plus 3,877 poin ke level 3.677,90. Penguatannya ditopang kenaikan saham Grup Bakrie, tambang, dan infrastruktur, di tengah pelemahan saham perkebunan, dan aneka industri. IHSG akhirnya mengikuti kenaikan indeks bursa regional karena optimistis dengan rencana bailout utang Irlandia, euforia tukar guling BUMI-BRAU-Vallar, dan harga komoditas turun. Broker asing net buy Rp 69 miliar. IHSG hari ini mixed cenderung menguat pada kisaran 3.667-3.699. Buy BBRI, PTBA, UNVR, serta hold TLKM.


4. E-Trading Securities
Indeks diperkirakan bergerak di kisaran 3.647-3.714 pada perdagangan hari ini. Saham-saham yang dapat diperhatikan investor antara lain BUMI, BNBR, ELTY, dan INDY. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditopang oleh pergerakan saham Grup Bakrie, menyusul berita soal tukar guling saham (equity swap) BUMI dan BRAU dengan saham Vallar Plc. Investor asing membukukan net buy Rp130 miliar kemarin.

5. Sinarmas Sekuritas
Pada hari ini, peluang IHSG untuk menguat cukup terbuka, dengan rentang gerak indeks di kisaran 3.655-3.700. Saham yang dapat dicermati antara lain UNSP, PTBA, ELTY, dan KRAS. Kemarin, indeks naik terbatas, disebabkan oleh kekhawatiran pemodal asing terhadap kajian Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan tentang penerapan pajak bagi aliran modal asing.

6. Panin Sekuritas
IHSG diprediksi bergerak fluktuatif pada hari ini, dengan kecenderungan menguat. Rentang gerak indeks di kisaran 3.649-3.698. Saham emiten perbankan dan pertambangan diperkirakan menjadi pilihan untuk perdagangan hari ini. Adapun, indeks kemarin ditutup di area positif, menyusul melesatnya bursa regional di sesi kedua perdagangan. Pergerakan indeks masih diwarnai aksi beli terhadap saham Grup Bakrie, menyusul konsolidasi Bakrie-Rothschild.

Rekomendasi HD Capital, 19 November 2010

Untuk hari Jumat, 19 November 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihannya, yakni Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Bank Mandiri (BMRI), Bakrieland Development (ELTY), dan Adaro Energy (ADRO).
BUY: (TLKM, BMRI, ELTY, ADRO)
  • Penutupan IHSG diatas 3.650 membuka ruang untuk kembali ke daerah di atas 3.700 untuk mencetak new high lagi.
  • Beberapa saham pilihan di sektor telco, perbankan, batubara & property yang tertekan dapat menjandi alternative untu akumulasi.
  • IHSG close (18-11) 3.672.963 (+3.877/-0.11%) (Val.Rp.3.8T)
  • Support: 3.720-3.680-3.585, Resistance: 3.775-3.850
 
Stock picks:
 
1.    Telekomunikasi Indonesia (TLKM): (BUY) (Target: Rp 8.550-8.700) (close 18/11 Rp 8.400)
  • Valuasi yang masih murah (PER10 14x/PBV10 3.9x) pasca koreksi kemarin membuat TLKM layak untuk akumulasi kembali dalam proses upward retracement yang menuju down-trend-line di Rp 8.700.
  • Exit: (1) Rp 8.350, Exit (2) Rp 8.150, Cut loss point: Rp 8.050
 
2.   Bank Mandiri (BMRI) (BUY): (Target: Rp 7.350) (Close 18/11 Rp 7.000)
  • Koreksi dari ketakutan dilusi akibat rights issue & kenaikan GWM 5 -8% Maret ini kelihatannya sudah tercermin dalam koreksi harga, sehingga uptrend untuk mencetak new high di atas Rp 7.300 masih dapat berjalan.
  • BI rate tetap dan pertumbuhan ekonomi masih kondusif untuk sektor perbankan.
  • Entry (1) Rp 7.000, Entry (2) Rp 6.900, Cut loss point: Rp 6.800
 
3.   Bakrieland Development (ELTY) (BUY): (Target: Rp 171-184) (Close 18/11 Rp 165)
  • Salah satu anak perusahaan Bakrie di bidang properti ini merupakan yang termurah secara PBV (1.4x) di sektornya namun sangat under-perform pasar akhir ini, sehingga kemungkinan untuk upside adjustement mengikuti saham B7 lainnya seperti BUMI & BNBR masih terbuka.
  • Entry: (1) Rp 164, Entry (2) 162, Cut loss point: Rp 159

4.   Adaro Energy (ADRO) (BUY) (Target: Rp 2.550) (close 18/11 Rp 2.450)
  • Penambahan kontrak pasokan batubara ke PLN, serta kenaikan harga batubara menjadi katalis untuk akumulasi bila terjadi penekanan lebih lanjut dari pencetekan new high minggu lalu.
  • Entry: (1) Rp 2.425, Entry (2) Rp 2.375, Cut-loss point: Rp 2.350
 
Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)

Thursday, November 18, 2010

Mobile-8 in $413 mln shr issue to buy Smart Telecom

PT Mobile-8 Telecom (FREN.JK), an Indonesian fixed-wireless phone provider, plans to raise 3.7 trillion rupiah ($413 million) in a rights issue to buy PT Smart Telecom, an executive from the company said on Thursday.

"We hope the process will be completed before the end of this year," Merza Fachys, Mobile-8's chief executive officer told Reuters.

Smart Telecom is owned by Sinar Mas Group, one of Indonesia's biggest business conglomerates. It is currently estimated to have 2.5 million subscribers, while Mobile-8 is estimated to have 3 million users.

Indonesia has one of the most crowded telecommunications market in the world, with 11 operators competing for nearly 240 million people.

A unit of Sinar Mas Group will be the standby buyer for the rights issue. ($1=8950 Rupiah). Source: Reuters

5 Broker Asing Borong Saham Telkom

Keluarnya riset dari JP Morgan yang menaikkan target harga saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menjadi Rp 9.800 mendorong asing berlomba-lomba memburu saham ini. 

Akibatnya, harga saham TLKM naik Rp 200 menjadi Rp 8.400. Aksi pembelian oleh investor asing marak dilakukan sepanjang hari ini yang difasilitasi oleh lima broker. Di urutan pertama, Deutsche Securities memborong 40.098 lot saham TLKM di harga rata-rata Rp 8.298.

Kemudian Merrill Lynch sebanyak 17.870 lot, Macquarie Securities 12.633 lot, BNP Paribas 3.703 lot, dan JP Morgan Securities Indonesia 10.374 lot.

Sedangkan investor lokal justru banyak menjual, seperti terlihat dari aksi jual oleh broker CLSA Indonesia sebanyak 27.641 lot dan Kim Eng Sekuritas 7.474 lot.

1 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 621 40,098 8,298.32 6 1,290 8,170.78 38,808 41,388
2 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 868 17,870 8,329.48 24 2,614 8,332.42 15,256 20,484
3 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 154 12,633 8,308.78 55 1,220 8,324.59 11,413 13,853
4 BW BNP PARIBAS PEREGRINE 78 3,703 8,315.58 - - - 3,703 3,703
5 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 85 10,374 8,311.68 65 7,503 8,297.81 2,871 17,877
85 AK UBS SECURITIES INDONESIA 72 2,040 8,348.53 57 5,750 8,326.11 -3,710 7,790
86 ZP KIM ENG SEKURITAS 10 2,865 8,223.74 143 7,474 8,283.54 -4,609 10,339
87 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 214 3,128 8,329.00 215 18,037 8,297.25 -14,909 21,165
88 KZ CLSA INDONESIA - - - 251 27,641 8,303.62 -27,641 27,641

Merrill Lynch Borong 161 Ribu Lot Saham Berau Energy

Meski belum ada kepastian kapan tender offer saham Berau Energy (BRAU) dilakukan, investor asing tetap memburu saham ini. Hal itu terlihat dari aksi beli melalui broker Merrill Lynch sebanyak 161 ribu lot di harga Rp 520. Tender offer BRAU sendiri telah ditetapkan sebesar Rp 540. Ini berarti potensi keuntungannya hanya Rp 20 perak.


Investor asing juga tampak masuk melalui broker Trimegah Securities sebanyak 82.748 lot (sebagian ada investor lokal juga). Broker lain yang memfasilitasi investor asing membeli saham BRAU adalah Deutsche Securities sebanyak 68.800 lot dan JP Morgan Securities Indonesia 41.946 lot.


Sebelumnya, pada Selasa ini, investor lokal melalui broker Aldira Corpotama telah memborong 203 ribu lot saham BRAU. (lihat berita Aldira Corpotama Borong 203 Ribu Lot Saham Berau Energy).
 
1 ML MERRILL LYNCH INDONESIA 85 161,000 520.00 - - - 161,000 161,000
2 LG TRIMEGAH SECURITIES TBK. 109 82,748 520.00 17 5,753 520.07 76,995 88,501
3 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 53 68,800 520.00 - - - 68,800 68,800
4 DH SINARMAS SEKURITAS 57 55,511 520.00 11 1,716 519.94 53,795 57,227
5 BK J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA 149 41,946 510.00 - - - 41,946 41,946
94 AI UOB KAY HIAN SECURITIES 11 2,460 520.28 59 87,060 519.79 -84,600 89,520
95 CS CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA 32 34,000 520.00 206 123,553 520.00 -89,553 157,553
96 YU CIMB-GK SECURITIES INDONESIA 28 12,439 520.00 246 131,181 520.00 -118,742 143,620

Dalam 3 Hari, Mandiri Sekuritas Borong 2,9 Juta Lot Saham BNBR

Mandiri Sekuritas kembali memborong 1,14 juta lot saham Bakrie Brothers menyusul akuisisi Vallar Plc oleh BNBR melalui skema tukar guling dengan 25% saham BUMI. Melalui akuisisi ini, BNBR akan memiliki 24,1% saham Vallar Plc yang akan berganti nama menjadi Bumi Plc dan sahamnya tercatat di Bursa Saham London.

Mandiri Sekuritas pada Senin pekan ini juga telah membeli 837 ribu lot saham BNBR kemudian Selasa memborong 1.037.826 lot di harga rata-rata Rp 58.39. Dengan demikian, dalam tiga hari terakhir, Mandiri Sekuritas telah memborong 2,9 juta lot.

Toko Saham pernah mencatat pada 13 Oktober 2010, Mandiri Sekuritas diketahui memborong 1,08 juta saham BNBR. Pada pembelian hari ini, Mandiri Sekuritas membeli saham BNBR di harga rata-rata Rp 68,85.

Sedangkan investor asing baru masuk memborong saham BNBR melalui broker UBS Securities pada pukul 14:33:49 hingga 14:50:49 sebanyak 240 ribu lot di harga rata-rata Rp 75,74.


1 CC MANDIRI SEKURITAS 1098 1,145,576 68.85 182 116,732 73.85 1,028,844 1,262,308
2 YJ LAUTANDHANA SECURINDO 1132 1,295,099 70.45 716 840,196 70.65 454,903 2,135,295
3 DR NUSADANA CAPITAL INDONESIA 623 757,147 70.72 233 302,811 70.83 454,336 1,059,958
4 AK UBS SECURITIES INDONESIA 125 240,000 75.54 7 10,000 68.80 230,000 250,000
5 MI VICTORIA SEKURITAS 195 205,740 68.44 15 6,260 70.11 199,480 212,000
102 YP ETRADING SECURITIES 2350 977,167 71.35 2879 1,159,854 71.31 -182,687 2,137,021
103 AI UOB KAY HIAN SECURITIES 91 80,678 70.79 249 277,141 67.07 -196,463 357,819
104 FZ WATERFRONT SECURITIES INDONESIA 587 483,950 69.69 509 685,679 69.84 -201,729 1,169,629
105 BZ BATAVIA PROSPERINDO SEKURITAS 81 62,077 69.44 343 445,950 70.99 -383,873 508,027
106 FS AMCAPITAL INDONESIA 361 264,102 70.09 626 700,915 70.43 -436,813 965,017

Lihat berita sebelumnya:
 Mandiri Sekuritas Kembali Borong 1,03 Juta Lot Saham Bakrie Brothers (Selasa, 16 November 2010).
 Mandiri Sekuritas Borong 837 Ribu Lot Saham BNBR (Senin, 15 November 2010).

Kim Eng Borong 152 Ribu Lot Saham BUMI

Berita akuisisi 25% saham Bumi Resources oleh Vallar Plc yang dimiliki keluarga Rothschild mendorong investor asing dan lokal memborong saham BUMI. Hari ini, pemborong terbanyak saham BUMI adalah nasabah lokal Kim Eng Sekuritas, yang memborong 151.892 lot di harga rata-rata Rp 2.737.


Sedangkan investor asing masuk memborong saham BUMI melalui UBS Securities Indonesia sebanyak 93.222 lot, Samuel Sekuritas (sebagian lokal) 58.825 lot, Deutsche Securities 35.702 lot, dan Macquarie Securities 27 ribu.


Deutsche Securities yang pada sesi pagi belum begitu banyak memborong saham BUMI langsung memburu saham tersebut pada sesi siang. Akibatnya, peringkat broker ini naik ke posisi empat broker pemborong terbanyak dari peringkat pada pagi hari yang masih di bawah sepuluh.

Setelah absen sejak Kamis pekan lalu, Deutsche hari ini kembali memborong 35.702 lot. Pada Kamis pekan lalu, broker ini memborong 108 ribu lot. Total saham yang sudah dibeli sudah sangat banyak, yakni pada Senin dan Selasa pekan lalu masing-masing sebanyak 56.204 lot dan 56.474 lot.
 

UBS Securities hari ini kembali memborong 93.222 lot, setelah pada Selasa membeli 36.758 lot, Senin 43.826 lot, dan Jumat pekan lalu 50.202 lot.


Akibat pembelian ini, harga saham BUMI naik Rp 200 menjadi Rp 2.800, setelah sempat menyentuh Rp 2.825 dan Rp 2.850 (volume tipis).
 
1 ZP KIM ENG SEKURITAS 1279 151,892 2,737.89 199 33,814 2,750.17 118,078 185,706
2 AK UBS SECURITIES INDONESIA 705 93,222 2,743.51 52 28,480 2,742.97 64,742 121,702
3 IF SAMUEL SEKURITAS INDONESIA 488 58,825 2,741.29 20 2,489 2,733.16 56,336 61,314
4 DB DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA 459 35,702 2,771.63 8 4,553 2,800.00 31,149 40,255
5 KS KRESNA GRAHA SEKURINDO TBK. 466 45,121 2,758.19 160 17,143 2,749.71 27,978 62,264
6 KZ CLSA INDONESIA 167 26,316 2,687.48 1 1,800 2,297.00 24,516 28,116
7 CC MANDIRI SEKURITAS 239 27,918 2,731.81 103 4,747 2,722.83 23,171 32,665
8 RX MACQUARIE SECURITIES INDONESIA 217 27,000 2,720.74 8 6,000 2,700.00 21,000 33,000
107 YP ETRADING SECURITIES 490 13,381 2,737.51 1040 31,042 2,724.99 -17,661 44,423
108 DX BAHANA SECURITIES 81 21,634 2,216.28 112 54,102 2,571.23 -32,468 75,736
109 KI CIPTADANA SECURITIES 153 18,289 2,689.49 345 52,756 2,732.63 -34,467 71,045
110 YU CIMB-GK SECURITIES INDONESIA 380 35,485 2,749.91 563 91,924 2,708.08 -56,439 127,409

Lihat berita sebelumnya:
Deutsche Securities Borong 56 Ribu Lot Saham BUMI (Senin 8 November 2010).
Merrill Lynch Borong 74 Ribu Lot Saham BUMI Pukul 11:39:33 WIB (Selasa 9 November 2010)
Deutsche Securities Borong 108 Ribu Lot Saham Bumi Resources (Kamis 11 November 2010)
UBS Securities Koleksi Saham BUMI (Jumat, 12 November 2010)
Recapital Borong 51.700 Lot Saham BUMI (Senin, 15 November 2010)
Dalam 2 hari, Recapital Borong 85 Ribu Lot Saham BUMI (Selasa, 16 November 2010)


Rekomendasi Beberapa Sekuritas, 18 November 2010

Untuk Kamis, 18 November 2010, tiga sekuritas memberikan ulasan soal kondisi bursa yang akan terjadi sepanjang perdagangan, termasuk saham-saham pilihan yang patut Anda cermatin.
 
1. E-Trading Securities
Pada hari ini, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.635-3.700, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain BNBR, ADRO, INCO, dan DOID. Indeks terlihat masih dalam masa bullish, meskipun investor asing membukukan net sell sebesar Rp188 miliar pada perdagangan Selasa lalu. Pada perdagangan Selasa, indeks ditutup menguat 0,48% atau 17 poin ke level 3.674.

2. Sinarmas Sekuritas
Sinyal technical rebound bagi IHSG diperkirakan masih berlanjut pada perdagangan saham hari ini. Indikator candle chart mengisyaratkan peluang apresiasi indeks cukup terbuka. Indeks akan bergerak dalam kisaran 3.655-3.700, dengan saham pilihan antara lain ADRO, INDF, dan BBCA.

3. Panin Sekuritas
Indeks diprediksi bergerak bergerak volatile pada hari ini. Namun, selective buying diperkirakan akan membayangi pergerakan pasar. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.627-3.679 pada hari ini. Pada Selasa lalu, indeks ditutup menguat setelah aksi beli yang terjadi menjelang penutupan perdagangan. Indeks sempat anjlok tajam, dipicu melemahnya sebagian bursa regional dan turunnya harga komoditas menjadi katalis negatif bagi indeks.

Rekomendasi HD Capital, 18 November 2010

Untuk hari ini, Kamis 18 November 2010, HD Capital merekomendasikan empat saham pilihan yakni Astra International (ASII), Indofood Sukses Makmur (INDF), Bumi Resources (BUMI), dan Bank Jabar Banten (BJBR).

BUY: (ASII, INDF,BUMI, BJBR)
  • Bailout program buat Irlandia serta tindakan China untuk meredam inflasi memberikan sedikit dorongan regional (Dow minus tipis & S&P/Nasdaq tutup positif) untuk mempertahankan IHSG dari kejatuhan lebih lanjut.
  • IHSG close (16-11) 3.673.03(+12.380/+0.26%) (Val.Rp.4T)
  • Support:3.630-3.580, Resistance: 3.690-3.770-3.850

Stock picks:

1.    Astra International (ASII): (BUY) (Target: Rp 58.000) (close 16/11 Rp 56.000)
  • Selain optismisme terhadap kinerja penjualan mobil Q4 2004 dan proyeksi laba 2011F, IPO General Motors di Amerika dapat memberikan sentimen positif untuk otomotif global yang akhirnya merembet ke ASII.
  • Rekomen akumulasi untuk move ke upper end triangle di Rp.58.000-59.000.
  • Entry: (1) Rp 56.000, Entry (2) Rp 55.000, Cut loss point: Rp 54.000

2.   Indofood Sukses Makmur (INDF) (BUY): (Target: Rp 5.350) (Close 16/11 Rp 5.000)
  • Proyeksi pertumbuhan GDP 2011 yang optimis (6.5%) yang menguntungkan sektor consumer & penguatan rupiah yang dapat offset melambungnya harga bahan baku mie (gandum) sehingga margin tidak tergerus oleh naiknya biaya dapat membuat investor melirik kembali big-cap consumer yang stuck dalam sideways trading range selama berminggu-minggu ini.
  • Entry (1) Rp 4.950, (2) Rp 4.850, Cut loss point: Rp 4.750

3.   Bumi Resources (BUMI) (BUY): (Target: Rp 2.700) (close 16/11 Rp 2.600)
  • Pasca akuisisi oleh Rothschild meningkatkan nilai jual perusahaan batubara, namun bila ada koreksi akibat "sell on news" rekomen akumulasi karena harga batubara yang di atas $100/ton dapat mendorong re-valuasi asset cadangan & menaikan harga jual kontrak ke depan.
  • Entry: (1) Rp 2.525, Entry: (2) 2.450, Cut loss point: Rp 2.375

4.    Bank Jabar Banten (BJBR): (BUY) (Target: Rp 1.700) (close 16/11 Rp 1.590)
  • Bank dengan LDR tinggi (kredit tersalurkan yang cukup banyak) seperti BJBR yang di atas 80% tidak akan terpengaruh besar oleh kenaikan GWM BI dari 5-8% yang direncanakan bulan Maret ini.
  • Rekomen akumulasi pasca koreksi placement ke investor asing yang di bawah harga pasar ini.
  • Entry: (1) Rp 1.570, Entry (2) Rp 1.520, Cut loss point: Rp 1.470


Dibuat oleh:
Yuganur Wijanarko
Senior Research HD Capital. (Yuganur@hdx.co.id)