rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Wednesday, August 18, 2010

Victoria Sekuritas dan 3 Broker Asing Borong Saham Gajah Tunggal

Lama tidak muncul memperdagangkan saham Gajah Tunggal (GJTL), broker Victoria Sekuritas kembali tampil dengan memborong 19.213 lot di harga Rp 1.689. Akibat aksi ini harga saham GJTL ditutup naik Rp 30 menjadi Rp 1610 setelah pada perdagangan sempat naik hingga Rp 1.760.

Selain aksi beli oleh Victoria Sekuritas, tiga broker asing memburu saham GJTL tanpa menjual sama sekali. Ketiga broker itu adalah Credit Suisse Indonesia, Deutsche Securities Indonesia, dan JP Morgan Securities Indonesia.

Credit Suisse memborong 12 ribu lot saham GJTL di harga Rp 1.722. Deutsche membeli 10 ribu lot di harga Rp 1.665 dan JP Morgan membeli 7.951 lot di harga Rp 1.653.

Sedangkan broker penjual terbanyak dilakukan oleh Phillip Securities, dengan melepas 40.266 lot di harga Rp 1.670.
 
1
MI
VICTORIA SEKURITAS
172
19,213
1,689.76
6
320
1,640.94
18,893
19,533
2
CS
CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA
150
12,000
1,722.36
-
-
-
12,000
12,000
3
DB
DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA
91
10,000
1,665.32
-
-
-
10,000
10,000
4
BK
J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA
49
7,951
1,653.15
-
-
-
7,951
7,951
90
KZ
CLSA INDONESIA
-
-
-
157
7,027
1,651.27
-7,027
7,027
91
GR
PANIN SEKURITAS TBK.
187
5,035
1,651.66
339
17,936
1,676.86
-12,901
22,971
92
FZ
WATERFRONT SECURITIES INDONESIA
82
6,035
1,690.63
418
23,685
1,687.66
-17,650
29,720
93
KK
PHILLIP SECURITIES INDONESIA
330
17,651
1,664.39
679
40,266
1,670.34
-22,615
57,

Sinarmas Kembali Borong 115 Ribu Lot BUMI

Sinarmas Sekuritas kembali memborong ribuan lot saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di tengah tren penurunan saham ini. Harga saham BUMI turun Rp 60 menjadi Rp 1.430. Sinarmas memborong 115.116 lot saham BUMI di harga rata-rata Rp 1.425.

Aksi beli dilakukan seluruhnya oleh klien asing dari Sinarmas. Sedangkan nasabah lokal Sinarmas justru melepas 1.514 lot saham BUMI. Pada Senin, 16 Agustus 2010, Sinarmas juga tercatat membeli 32.103 lot saham BUMI. (Lihat berita Sinarmas Borong Saham BUMI).

Aksi borong juga dilakukan oleh UBS Securities sebanyak 41.232 lot saham BUMI di harga Rp 1.445 dan menjual 14.706 lot di harga Rp 1.482. Klien UBS yang membeli maupun menjual adalah sama-sama investor asing.

Broker lain yang melakukan aksi pembelian adalah BNP Paribas Peregrine sebanyak 29.231 lot. Pembelian ini justru dilakukan oleh 102 nasabah lokal BNP Paribas. Sedangkan 263 investor asing BNP Paribas justru melepas 11.097 saham BUMI.

Di sisi penjual, CLSA Indonesia membukukan sebagai broker penjual terbanyak saham BUMI, yakni 98.604 lot. Pelepasan saham ini justru dilakukan oleh investor lokal dari CLSA Indonesia dan aksi beli juga dilakukan nasabah lokal dari CLSA Indonesia.

Di urutan kedua adalah Credit Suisse Securities yang menjual 57.695 lot yang dilakukan oleh 443 investor asing Credit Suisse. Aksi beli juga dilakukan oleh 127 investor asing Credit Suisse sebanyak 20.612 lot.


1
DH
SINARMAS SEKURITAS
409
115,116
1,425.73
50
1,514
1,430.87
113,602
116,630
2
AK
UBS SECURITIES INDONESIA
162
41,232
1,445.86
40
14,706
1,482.87
26,526
55,938
3
DR
NUSADANA CAPITAL INDONESIA
353
40,952
1,439.60
170
15,549
1,415.92
25,403
56,501
4
BW
BNP PARIBAS PEREGRINE
102
29,231
1,456.72
263
11,097
1,428.14
18,134
40,328
102
RX
MACQUARIE SECURITIES INDONESIA
-
-
-
174
21,925
1,440.62
-21,925
21,925
103
YJ
LAUTANDHANA SECURINDO
127
11,954
1,424.25
417
35,632
1,424.88
-23,678
47,586
104
CS
CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA
127
20,612
1,430.29
443
57,695
1,431.70
-37,083
78,307
105
KZ
CLSA INDONESIA
100
13,182
1,430.00
729
98,604
1,430.05
-85,422
111,786

Investor Asing Akumulasi Saham PGAS

Investor dapat mencermati pergerakan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) untuk perdagangan Kamis, 19 Agustus 2010. Pasalnya, pada hari ini terjadi akumulasi saham ini oleh investor asing.

Aksi beli investor asing dilakukan melalui UBS Securities yang memborong 17.525 lot di harga rata-rata Rp 4.077. Macquarie Securities Indonesia juga membeli 10.655 lot di harga Rp 4.083 diikuti oleh BNP Paribas Peregrine yang membeli 3.800 tanpa melakukan aksi jual sama sekali.

Credit Suisse juga membukukan net buying 3.719 lot setelah membeli 9.998 lot di harga Rp 4.082 namun melepas 6.279 lot di harga Rp 4.077. Harga saham PGAS sempat turun menjadi Rp 4.050 namun aksi beli membuat harga saham ini berhasil ditutup stagnan ke posisi Rp 4.100 sama seperti penutupan harga sebelumnya.


1
AK
UBS SECURITIES INDONESIA
89
17,525
4,077.97
1
2,000
4,096.00
15,525
19,525
2
RX
MACQUARIE SECURITIES INDONESIA
56
10,655
4,083.04
31
1,718
4,099.23
8,937
12,373
3
BW
BNP PARIBAS PEREGRINE
23
3,800
4,075.00
-
-
-
3,800
3,800
4
CS
CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA
106
9,998
4,082.49
22
6,279
4,077.93
3,719
16,277
52
BK
J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA
-
-
-
36
3,000
4,075.00
-3,000
3,000
53
ML
MERRILL LYNCH INDONESIA
19
394
4,089.47
22
4,736
4,077.30
-4,342
5,130
54
KZ
CLSA INDONESIA
-
-
-
35
6,410
4,075.00
-6,410
6,410
55
DB
DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA
3
146
4,075.00
61
13,557
4,080.64
-13,411
13,703